Kamis, 02 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Sadira Finance bidik pembiayaan Rp1,3 triliun tahun depan

  -   Kamis, 17 November 2011, 15:27 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: PT Sadira Finance, perusahaan pembiayaan milik kelompok usaha Bosowa, siap menyalurkan pembiayaan hingga Rp1,3 triliun pada tahun depan.Arianto Makking, Direktur Utama Sadira Finance, mengatakan pihaknya optimistis tahun depan dapat menyalurkan booking hingga Rp1,3 triliun melalui kerja sama pendanaan dari perbankan. Sadira Finance bergerak di bidang pembiayaan otomotif, terutama kendaraan bermerek Mitsubishi."Kita incar pembiayaan kredit mobil anak usaha Bosowa lainnya di bidang otomotif sebesar Rp1,3 triliun tahun depan," ujar Arianto ketika dihubungi Bisnis, siang ini.Arianto menambahkan pihaknya kemarin melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Bank Bukopin Tbk.Turut hadir dalam penandatanganan tersebut pendiri Bosowa HM Aksa Mahmud, Presiden Direktur PT Bank Bukopin Tbk Glen Glenardi, Direktur Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bank Bukopin Sulistiohadi, Chief Financial Officer Bosowa Suardi Madama.Guna mencapai target tersebut, menurut Arianto pihaknya menggandeng Bank Bukopin untuk menyalurkan kredit pemilikan kendaraan usaha dan layanan perbankan. Kerja sama ini meliputi juga channeling dan executing."Kami sebenarnya tidak hanya dengan Bank Bukopin, banyak bank lain juga diajak kerja sama seperti Bank Kesawan dan lainnya. Semakin banyak bank, semakin baik buat kami," ujarnya.Arianto menambahkan Sadira Finance akan menggarap penjualan kendaraan Mitsubishi untuk wilayah Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur."Tahun depan kami juga akan mencoba main di segmen alat berat seperti produk United Tractors," kata Arianto.Sadira Finance dulunya bernama PT Pembiayaan Artha Negara (PT PAN) yang kepemilikannya dimiliki sepenuhnya oleh PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).Saham BNI ini dijual kepada PT Asuransi Bosowa Periskop sebanyak 2 juta lembar saham dengan harga Rp30 per saham. Dengan demikian, sejak 20 Agustus 2010, BNI sudah tidak memiliki penyertaan saham lagi di Sadira Finance. (faa)


Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.