Kamis, 24 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PRAHARA DEMOKRAT: Deklarator ikhlas jika Anas tersangka

M. Syahran W. Lubis   -   Selasa, 07 Februari 2012, 19:22 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Para deklarator Partai Demokrat menyatakan bisa ikhlas menerima kalau Anas Urbaningrum dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi setelah sebelumnya Angelina Sondakh menyandang status tersangka dalam kasus Wisma Atlet.Demikian dikemukakan oleh pendiri sekalugus deklarator Partai Demokrat, Vence Rumangkang seusai menemui Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie di Gedung DPR hari ini. Vence mengakui pertemuan itu tidak lepas dari dampak penurunan citra partai setelah sejumlah kader Partai Demokrat terkait sejumlah kasus hukum.“Kami harus bersih-bersih. Kalau ternyata kemudian menyeret nama lain (Anas urbaningrum) dan terbukti melakukan kesalahan kita harus legowo dan menyerahkannya pada aturan yang berlaku,” ujarnya menanggapi pertanyaan wartawan soal kemungkinan dijadikannya Anas sebagai tersngka dalam kasus Wisma Atlet dan kasus pembangunan fasilitas olahraga di Hambalang, Jawa Barat.Menurutnya, hingga kini para deklarator Partai Demokrat belum berpikir soal pengganti Anas kalau beliau menjadi tersangka dalam kasus Wisma Atlet atau kasus lainnya. Bagi para deklarator, ujarnya, apa yang disampaikan Presiden SBY sebagai Pembina Utama Fokrum Komunikasi Deklarator Partai Demokrat dalam menanggapi kisruh di tubuh organisasi  harus dipatuhui.“Kita harus taat pada apa yang dikatakan beliau (SBY). Dalam rapat memang kita berpikir lain, tapi setelah beliau melakukan konferensi pers kita mendukung apa yang dikatakan,” ujar Vence menjelaskan. SBY dalam keterangannya kepada wartawan menyatakan akan menyerahkan kasus yang menimpa sejumlah politisi Partai Demokrat kepada aparat hukum tanpa bisa diintervensi.Terkait adanya desakan pengurus partai di daerah agar Anas mundur, Vence mengakui hal itu memang ada dan merupakan dinamika dalam politik. Namun demikian dia menegaskan bahwa hingga kini Ans Urbaningrum masih tetap menjadi Ketua Umum Partai Demokrat hingga ada satu keputusan hukum mengenai status dirinya.“Selama ini kami belum pernah membicarakan bila Anas terbukti bersalah secara hukum dan siapa penggantinya. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum,” ujarnya. Dia menambahkan bahwa seluruh kader wajib mengembalikan citra partai yang saat ini tengah terpuruk. (Bsi)


Editor :

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.