Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

RUMAH BERSUBSIDI: REI Jatim bangun 16.300 unti RST

Editor   -   Senin, 27 Februari 2012, 11:18 WIB

BERITA TERKAIT

BANYUWANGI: DPD REI Jatim membangun sedikitnya 16.300 unit rumah sejahtera tapak (RST) atau melebihi 10% dari target pembangunan jenis rumah bersubsidi yang dipatok sebesar 15.000 unit.Rencananya rumah yang dibangun oleh sedikitnya 91 pengembang anggota REI Jatim itu akan diresmikan Gubernur Jatim Soekarwo di Komplek Perumahan Puri Brawijaya, Kabupaten Banyuwangi, hari ini, (Senin, 27/2).Ketua Umum DPD REI Jatim Erlangga Satriagung mengatakan pihaknya merasa bersyukur dengan capaian anggota REI Jatim itu yang bisa melampaui target pengadaan yang ada."Alhamdulillah, REI Jatim bisa mencapai target pengadaan RST pada 2011. Ini tidak lepas dari kinerja luar biasa dari 91 anggota pengembang," katanya kepada Bisnis di Banyuwangi, hari ini, 27/2.Menurutnya, proses pengadaan rumah jenis RST atau dulunya rumah sederhana sehat (RsH) di Jatim sempat mengalami penurunan."Pada 2006 sempat berhasil melakukan pengadaan tembus 12.193 unit, namun pasca itu terus mengalami fluktuatif dan berada di bawah kisaran 10.000 unit. Namun, pada 2011 ini terlihat adanya gairah baru dengan capaian diatas 15.000 unit," tegasnya.Erlangga menyatakan pihaknya sangat memberikan apresiasi positif tehadap perhatian Pemprov yang sangat proaktif guna mengatasi kendala teknis maupun lapangan terkait program pengadaan perumahan jenis RST ini."Pemprov Jatim sangat berperan besar atas capaian hasil pengadaan 16.300 unit RST ini, karena dorongan dan sinergi antar instansi guna mengatasi berbagai problem dan kendala pengadaan RST." (k21/tw)


Source : Yuristiarso Hidayat

Editor :

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.