Rabu, 23 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PILKADA PALEMBANG mulai dilirik calon independen

Editor   -   Jum'at, 06 April 2012, 16:03 WIB

BERITA TERKAIT

 

PALEMBANG : Pimpinan  Komisi Pemilihan Umum (KPU) KOta Palembang memperkirakan calon independen mulai melirik pemilihan  Walikota/wakil walikota Palembang 2013 
 
"Pada Pilkada mendatang akan banyak calon independen," kata Ketua KPU Kota Palembang Eftiyani  hari ini.
 
Menurut dia, mungkin sekarang ini lagi tren calon independen yang mengikuti, banyaknya calon independen ini, karena partai politik sudah dikuasai oleh orang-orang tertentu.
 
Sejauh ini sudah ada calon yang menyampaikan ke KPU Palembang untuk maju dari jalur independen pada Pilkada 2013.
 
Pada Pilkada, lanjutnya Palembang kemungkinan bisa diikuti sebanyak 6 pasangan calon wali kota/wakil wali kota, baik yang diusung dari partai politik maupun dari jalur independen.
 
Berdasarkan data yang ada, masa jabatan Wali Kota/Wakil Wali Kota Palembang akan berakhir pada Juli 2013.
 
Sehubungan dengan hal itu sambung dia, maka proses Pilkada Palembang pada September 2012 sudah dimulai, karena kemungkinan akan dilaksanakan pada April 2013.
 
Dia berharap, Pilkada Palembang mendatang satu putaran, walaupun mereka sudah mengusulkan anggaran untuk dua putaran guna antisipasi.
 
Selain Kota Palembang, paparnya ada 8 kabupaten dan kota lain di Sumsel yang akan melaksanakan pilkada 2013 yakni Kota Lubuklinggau, Prabumulih, Pagaralam, Kabupaten Muaraenim, Banyuasin, Lahat, Empat Lawang dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
 
Selain itu, Pilkada Gubernur Sumsel juga akan dilaksanakan pada 2013, karena masa jabatannya berakhir November 2013.(sut)

Source : Irwan Wahyudi

Editor : Sutarno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.