Kamis, 30 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

SKANDAL SEKS DPRCornelis anggap ada gerakan politis jelang pilgub Kalbar

Editor   -   Minggu, 29 April 2012, 19:11 WIB

BERITA TERKAIT

 

PONTIANAK: Gubernur Kalimantan Barat Cornelis menilai bahwa video dan gambar-gambar yang mengkait-kaitkan anaknya jelas berbau politis, karena menjelang Pilkada Gubernur Kalbar sudah dua kejadian yang mencoba menyerang dirinya. 
 
Dia mengisahkan isyu pertama adalah soal kerusuhan di Pontianak (16 Maret 2012), yang kemudian disusul dengan isyu kedua soal isu video dan gambar-gambar syur tersebut.
 
"Semoga cukup ini saja, karena bila terjadi kerusuhan yang kasihan masyarakat, ekonomi stagnan dan cenderung tak bergerak, masyarakat sulit mencari nafkah dan akhirnya yang rugi kita semuan," ujarnya kepada Bisnis hari ini.
 
Cornelis mengatakan, soal gambar-gambar yang belum jelas kebenarannya dan dikaitkan dengan anaknya tentu sebagai orang tua sangat prihatin. 
 
"Namun demikian itu tentu masalah anak saya karena dia sudah dewasa, jangan dicampur adukkan dengan urusan saya, karena secara yuridis formal dia sudah pisah, berkeluarga dan berkarir sendiri. Sedangkan pembuktian gambar-gambar tersebut urusan dia sama pengacaranya," katanya.
 
Dua kejadian tersebut merupakan kaitan pencalonan Cornelis untuk maju pada Pilkada Kalbar September 2012 ini. Dia menilai dua kejadian yang menimpa dirinya belakangan ini semakin mengerucut dan transparan bahwa sasaran kejadian itu ternyata dirinya.
 
Cornelis menegaskan dirinya orang politik dan sudah kenyang dengan masalah-masalah yang beginian. Namun, dia menyayangkan bila politik akhirnya membuat masyarakat rusuh dan membunuh karakter orang dengan cara-cara fitnah.
 
"Meskipun politik itu kejam secara teori, saling menjatuhkan, mari kita berpolitik dengan konsep ketimuran, yakni politik santun yang diwariskan Pancasila yang telah dibuat susah payah oleh founding father kita," ujarnya.
 
Menurutnya berpolitik santun adalah bersaing secara konsep demi kemajuan masyarakat. Dia menegaskan bahwa pihaknya akan fokus pada politik seperti itu, yakni politik yang saling mendoakan dan positive thinking.
 
“Saya pun selalu terus belajar dan belajar untuk berpolitik santun. Memang celah lawan selalu kita lihat untuk menjatuhkannya, tetapi eranya saat ini adalah menjatuhkan dengan beradu konsep, bagaimana membangun daerah kita seperti Kalbar secara tepat sasaran dan ekonomi sebagai tujuannya untuk mensejahterakan," jelasnya.
 
Dia menilai masyarakat Kalbar sangat majemuk, dan sangat disesalkan bila ada  yang mencoba merusak kemajemukan itu.
 
"Bagusnya, saya melihat masyarakat semakin cerdas, dan semoga semakin cerdas. Sehingga tidak mudah percaya oleh sesuatu yang kebenarannya belum terbukti.
 
Cornelis menjelaskan pihaknya kembali maju mencalonkan diri sebagai gubernur pada Pilkada Kalbar mendatang tak lepas dari keinginannya untuk memajukan ekonomi Kalbar.
 
"Dan terbukti empat tahun ini semakin membaik dan ini prestasi kami semua, dari dinas dan kepala daerah dengan dukungan pihak keamanan. Semoga bila terpilih kembali 5 tahun ke depan, saya tinggalkan sesuatu yang nyata, bahwa Kalbar maju dan taraf ekonominya semakin baik, itu harapan dan cita-cita bila saya terpilih dan saya yakin itu," jelasnya.
 
Terkait  demokrasi di Kalbar, menurut Cornelis sudah semakin membaik. Dengan adanya enam calon yang maju ke Pilakada Kalbar. Ini membuktikan Kalbar semakin demokratis. Sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan untuk siapa yang dinilainya layak untuk jadi gubernur.
 
"Dan saya apresiasi kepada calon gubernur yang akan memimpin Kalbar 5 tahun ke depan, karena calon-calon ini teman, kolega dan saudara saya di Kalbar. Kami berbeda secara politik atau keyakinan, tetapi kami saudara dengan tujuan sama memajukan Kalbar, sipapun nanti terpilih itulah yang terbaik pilihan rakyat Kalbar dan harus kita support," tandasnya.(sut)

Source : Odie Krisno

Editor : Sutarno

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.