Kamis, 27 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Lagi, Ruhut Sitompul kekeuh minta Anas Urbaningrum mundur

M. Syahran W. Lubis   -   Kamis, 05 Juli 2012, 15:19 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat Ruhut Sitompul kembali meminta Ketua Umum Anas Urbaningrum untuk mundur sementara karena sudah dua kali diperiksa KPK dalam kasus proyek Hambalang."Sudah dua kali diperiksa, dia belum mundur juga. Karena itu kuminta legowo mundur sementara," kata Ruhut di Kompleks Parlemen, Kamis (5/7). Menurut Ruhut, dengan dua kali pemeriksaan itu sebenarnya Anas sudah mendapat sanksi sosial dari masyarakat, terlepas dari benar atau salah.Ruhut tidak bisa memungkiri bahwa pemanggilan Anas tersebut telah berimbas pada penurunan citra Partai Demokrat. Karena itu, kata Ruhut, tidak mungkin citra tersebut bisa naik kembali tanpa peran Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.Menurut Ruhut, pengakuan Anas dan pengakuan yang disampaikan anggota DPR dari Partai Demokrat,  Ignatius Moelyono bertolak belakang terkait kasus sarana olahraga Hambalang, Jawa Barat. Untuk itu Ruhut meminta agar KPK bekerja secara profesional dan segera menuntaskan kasus yang telah menyandera Partai Demokrat itu."Anas katakan tidak terlibat, tapi Mayor Jenderal (Purn.) Ignatius Mulyono menyatakan itu ada (keterlibatan)," kata Ruhut. Partai Demokrat, ujarnya tidak akan melindungi kader yang bermasalah hukum.Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demorkat Anas Urbaningrum memenuhi panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kedua kalinya. Anas diperiksa terkait dugaan korupsi proyek pembangunan sport center Hambalang. Proyek Hambalang pertama kali dibeberkan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin. (arh)

 

 


Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.