Jum'at, 31 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

JOKOWI VS FOKE: JK nilai rekam jejak Jokowi-Ahok baik

Editor   -   Selasa, 17 Juli 2012, 13:47 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Jokowi alias Joko Widodo bersama pasangannya Basuki Tjahaja Purnama dinilai mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla memiliki rekam jejak yang baik.

 

Jokowi, menurut JK begitu biasa mantan Wapres itu dipanggil, tidak terlalu memiliki masalah sehingga dipilih masyarakat dan menang pada Pilkada DKI Jakarta putaran pertama.

"Jokowi track record-nya baik, walaupun hanya di kota Solo. Itu memberi harapan. Lain pihak, dia tidak punya beban, apakah korupsi, moral, atau kegagalan-kegagalan," kata  Jusuf Kalla di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa 17 Juli 2012.Dia menyebut  incumbent (petahana) Fauzi Bowo "tentu mempunyai beban ketidakberhasilan akibat banjir, macet, kekumuhan. Jangan katakan dosa, tapi kekurangan-kekurangan."Ia menyatakan, Pilkada Jakarta sama dengan pemilukada di daerah lain sebagai barometer untuk pemilu presiden 2014."Kalau kondisinya, tentu sama. Artinya calon-calon itu yang punya track record dan dosa tidak ada. Itu saja, kan jelas saja kasus Foke. Seperti orang masuk surga saja, amal dikurangkan dosa. Gitu kan," ungkap Kalla.Pada Pemilukada Jakarta yang dilaksanakan tanggal 11 Juli 2012 lalu, pasangan Jokowi-Basuki unggul dibanding pasangan Foke-Nara. Dan rencananya, putaran II akan dilansungkan pada September 2012 mendatang. (Antara/ea)


Source : Newswires

Editor : Marissa Saraswati

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.