Selasa, 21 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PENGOLAHAN LIMBAH: Pemkot Palembang butuh Rp4,2 triliun

Andhina Wulandari   -   Jum'at, 20 Juli 2012, 13:28 WIB

BERITA TERKAIT

PALEMBANG: Pemerintah Kota Palembang membutuhkan anggaran Rp4,2 triliun untuk pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terpusat selama 2012 hingga 2030.Walikota Palembang Eddy S Putra mengatakan proyek IPAL terpusat tersebut dibangun untuk mensterilkan air sungai dari limbah industri dan rumah tangga mengingat perkembangan pembangunan di Palembang yang semakin mesat.Dengan adanya proyek tersebut maka air-air limbah akan disalurkan melalui pipa dan dimasukkan di dalam satu bak besar yang kemudian diolah menjadi air bersih, sementara ampasnya akan menjadi pupuk.Dengan demikian, air yang dialiri ke sungai sudah bersih dari racun dan kotoran. "Kami akan membangun IPAL Terpusat dengan total kebutuhan sekitar Rp4,2 triliun," ujarnya, Jumat (20/7/2012).Rencanannya, proyek sanitasi ini akan dibangun secara bertahap hingga dapat memenuhi cakupan pelayanan 80%masyarakat di hilir dan 80% cakupan di hulu.Tahap I akan dilaksanakan pada 2012 hingga 2015  di sungai Sei Selayur dengan kebutuhan anggaran Rp1,3 triliun. Dia berharap proyek tahap pertama ini akan menjadi pilot proyek untuk tahap-tahap selanjutnya."Target untuk yang pertama ini akan melayani 7% di hilir dan 9% di hulu," katanya. (ra)

 

 


Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.