Sabtu, 01 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

KASUS SAMPANG: PBNU Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Warga Islam Syiah

Aprilian Hermawan   -   Senin, 27 Agustus 2012, 20:24 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk terulangnya aksikekerasan terhadap warga Islam Syiah di Nanggernang, Sampang, Madura, JawaTimur.Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menilai peristiwa tersebut merupakankriminal murni dan aparat penegak  didesak dapat menjalankan tugaspenegakan hukum dengan baik."Saya melihat kejadian itu sebagai kriminal murni, karena dakwah tidakdibenarkan kalau sampai harus saling melukai, apalagi saling bunuh. Olehkarenanya aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, harus bisabertindak sesuai dengan hukum yang ada," katanya melalui siaran pers,  Senin sore (27/8/2012).Terkait tudingan sejumlah pihak Syiah sebagai aliran sesat, Saidmengatakan,  dengan tegas NU menolak penyelesaiannya dilakukan melaluijalur kekerasan. Meskipun ada perbedaan pandangan, jalur dakwah untuktujuan pencerahan  tetap harus diutamakan."Kenyataannya di dunia ini Syiah dianggap sesat, keluar dari Islam danlain sebagainya, tetap tidak dibenarkan kalau penyelesaiannya melaluijalan kekerasan. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam, tidak adakekerasan dalam agama," ujarnya.Said Aqil  menegaskan sikap NU, yaitu menolak kekerasan dari dan kepadasiapapun, apapun latar belakang kejadiannya, termasuk kepada komunitaskeagamaan yang mempunyai cara pandang berbeda.

Menurutnya, PBNU sejauh ini sudah melakukan sejumlah upaya untuk membantumenyelesaikan perselisihan warga Islam Syiah di Sampang, Madura.

Salah satu pengurus  PBNU Saifullah Yusuf yang juga tercatat sebagai WakilGubernur Jawa Timur, secara khusus sudah diberikan mandat untukmenyelesaikan permasalahan tersebut, namun  tetap sesuai denganprinsip-prinsip Nahdlatul Ulama.Warga Islam Syiah di Nanggernang, Sampang, Madura, Jawa Timur, kembalidiserang oleh sekelompok orang hingga mengakibatkan jatuhnya  korban jiwadan beberapa lainnya luka. (if) 


Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.