Minggu, 26 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

UU KEISTIMEWAAN YOGYAKARTA: Sultan, Saya Siap Tak Jadi Anggota Parpol

Editor   -   Rabu, 29 Agustus 2012, 02:27 WIB

BERITA TERKAIT

YOGYAKARTA: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan siap tidak menjadi anggota partai politik, sebagai konsekuensi atas disahkannya Undang-undang Keistimewaan provinsi ini."Saya siap untuk tidak berpartai politik jika Undang-undang Keistimewaan (UUK) DIY telah disahkan," kata Sultan yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Selasa (28/8/2012).Menurut dia, yang dimaksud dalam UUK DIY tersebut adalah tidak boleh berpartai politik, bukan berpolitik. Jika berpolitik diperbolehkan."Jadi, yang tidak diperbolehkan adalah menjadi pengurus atau anggota partai politik," kata Sultan yang juga anggota senior Partai Golkar.Anggota Tim Asistensi RUUK DIY Achiel Suyanto mengatakan aturan Sultan tidak berpartai politik saat menjabat gubernur itu, akan berlaku sejak UUK DIY disahkan."Apa yang tertuang dalam UUK DIY itu bisa diartikan bahwa saat akan dicalonkan sebagai gubernur, maka Sultan tidak berpartai politik. Namun, hak politik Sultan, misalnya diusulkan partai politik menjadi calon presiden, tetap ada," katanya.Jadi, imbuhnya, sultan saat dicalonkan sebagai gubernur harus tidak berpartai politik. Namun, jika kemudian ada partai politik yang ingin mencalonkan sultan sebagai presiden, itu urusan lain."Untuk diusulkan sebagai calon presiden, sultan tidak harus menjadi anggota partai politik. Jika nanti ada partai politik yang mengusung sultan sebagai calon presiden, itu merupakan hak mereka," kata Achiel. (Antara/bas) 


Source : Newswire

Editor : Aang Ananda Suherman

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.