Kamis, 28 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PRODUK RAMAH LINGKUNGAN: Indonesia Ajukan 20 Item ke Forum APEC

Siti Harianti Manurung   -   Selasa, 04 September 2012, 19:19 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Indonesia akan mengajukan sekitar 20 produk untuk dimasukkan dalam daftar produk ramah lingkungan pada forum Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC) Ministerial Meeting yang kembali digelar 5-6 September di Vladivostok, Rusia.Di antara produk itu, terdapat kelapa sawit dan madu. “Kita berharap produk-produk unik Indonesia bisa disertakan, seperti kelapa sawit yang selama ini kita banggakan. Kalau bisa, itu masuk dalam daftar environmental goods,” kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di Jakarta, Selasa (4/9/2012).Menurutnya,  negara-negara anggota APEC sementara ini belum menyetujui jumlah produk yang yang dapat digolongkan environmental goods and services itu.Amerika Serikat menyodorkan 75 produk untuk dimasukkan dalam daftar, sedangkan negara lain, seperti Indonesia, Thailand, Hong Kong, Singapura dan India, mengajukan daftar yang lebih sedikit. China misalnya hanya mengajukan 20-30 produk dan Hong Kong hanya 18 produk.]Sebagaimana diketahui, produk yang tertera dalam daftar environmental goods and services digagas memperoleh penurunan tarif di bawah 5% ketika dikapalkan ke sesama negara anggota APEC.Namun, Gita membantah alasan Indonesia belum menyepakati daftar produk yang diajukan negara-negara maju berkaitan dengan pengenaan tarif rendah ketika produk itu masuk ke dalam negeri.Menurutnya, keberatan itu lebih karena industrialisasi di Tanah Air belum berjalan sebaik negara-negara maju sehingga kapasitas untuk menghasilkan produk ramah lingkungan masih jauh lebih kecil. (if) 


Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.