Kamis, 17 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

FILM MENGHINA NABI MUHAMMAD: Rabi Israel pun ikut mengecam

Editor   -   Kamis, 13 September 2012, 13:06 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Seorang rabi Ortodoks dan mantan menteri Israel, Rabu (12/9), mengecam film Innocence of Muslims yang dianggap menyinggung Islam dan memicu unjuk rasa benci Amerika Serikat di Libya dan Mesir.“Meskipun kebebasan mengungkapkan pendapat dan hak menggunakan sindiran adalah prinsip kudus demokrasi, kebebasan itu tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk menyiarkan sampah dan lendir,” kata pernyataan Michael Melchior, pembela lama dialog antar-agama.“Film Sam Bacile, yang menyebut diri Yahudi dan orang Israel, itu disiarkan di bawah kedok perang melawan teror, yang sebenarnya film itu menginjak-injak iman dan martabat ratusan juta Muslim, dan Nabi Muhammad, dengan cara paling merendahkan dan jelek,” tambahnya.Di film anggaran rendah itu, Innocence of Muslim, aktor dengan logat kuat Amerika Serikat menggambarkan Muslim tidak bermoral dan memuja kekerasan.Dengan penggambaran kehidupan Nabi Muhammad, film itu jadi pemicu unjuk rasa di Mesir dan kekerasan di Libya, yang menewaskan Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, Christopher Stevens, dan tiga petugas negara adidaya tersebut.Film itu dibuat orang Amerika-Israel, Sam Bacile, kata Wall Street Journal. Kementerian dalam negeri Israel menyatakan tidak menanggapi tentang setiap orang memegang kewarganegaraan Israel.“Sebagai seorang Yahudi dan rabi Israel, saya malu atas gaya dan bahasa merendahkan film itu,” kata Melchior, mantan menteri urusan sosial dan wakil menteri luar negeri. “Itu bertentangan dengan hakikat Taurat Israel dan mencemarkan nama Tuhan,” katanya. (Antara/api)


Source : Newswire

Editor :

 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.