Kamis, 24 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PENGUMUMAN CPNS 2012: Hasil tes murni tanpa manipulasi hasil

  -   Sabtu, 15 September 2012, 23:59 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB), Ramli E Naibaho menjamin hasil tes CPNS kategori khusus dan kebutuhan mendesak akan murni. Indikatornya dilihat dari ketatnya pengolahan lembar jawaban peserta di Gedung BPPT."Saya optimis hasil tes CPNS yang akan diumumkan nanti murni. Karena proses penerimaan lembaran jawaban kerja (LJK) sampai pengolahan lembar jawaban yang dilakukan di Gedung BPPT sangat ketat," kata Ramli di Gedung BPPT, Kamis (13/9).Dijelaskannya, pengetatan itu terlihat dari hanya petugas yang boleh masuk ke Gedung BPPT. Selain itu harus mengisi daftar, jam berapa masuk, menggunakan ID card khusus panitia, dan kalau keluar juga harus menuliskan jam keluarnya. Di dalam ruangan, pihak BPPT juga sudah pasang pengaman, sehingga semua alat komunikasi tidak dapat beroperasi, tidak dapat menerima atau mengirim SMS. Akses internet juga diputus, semuanya jump.“Saya juga harus mendaftar, setiap masuk atau keluar. Jadi sangat ketat, untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan,” ujar Ramli.Dalam prosesnya, lanjutnya, petugas yang mengirimkan LJK diverifikasi secara teliti, dengan mencocokkan lembar jawaban, daftar hadir, nomor ujian dan data-data lain. Di sini harus clear, dan kalau ada lembar jawaban tidak ada tanda tangan di daftar hadir, langsung dicoret dan tidak lulus."Proses selanjutnya, pemindaian, scanning, dan terakhir validasi ulang. Nah, setiap tahapan harus ada berita acaranya. Jadi bila dilihat dari ketatnya proses ini, saya optimis hasilnya akan murni,” terangnya.(api)


Editor :

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.