Jum'at, 28 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PERBURUAN TERORIS: Lagi, Seorang terduga dibekuk di Solo

Editor   -   Sabtu, 22 September 2012, 12:36 WIB

BERITA TERKAIT

SOLO: Seorang terduga teroris ditangkap aparat Densus 88 Antiteror Polri di Kampung Griyan, Kelurahan Padang, Kota Solo, Sabtu pagi (22/9/2012).Keterangan yang dihimpun, terduga itu bernama Badri (40), warga RT 03 RW 10, Kampung Griyan, Kelurahan Padang, Kecamatan Laweyan.Dia ditangkap petugas setelah shalat subuh di Masjid Alhuda Kampung Griyan."Dia langsung dibawa petugas dengan mobil meninggalkan tempat ini," kata seorang warga setempat yang tidak bersedia disebut namanya.Hingga saat ini, petugas kepolisian setempat menutup akses menuju lokasi tersebut dalam radius sekitar 500 meter.Pusat perbelanjaan Solo Square yang tak jauh dari lokasi itu juga tutup. Para karyawan sejak sekitar pukul 07.00 WIB dilarang masuk tempat mereka bekerja untuk sementara itu.Karyawan Solo Square memang dari pagi tadi pukul tujuh dilarang masuk, ditutup polisi untuk pengamanan."Itu kejadiannya tadi pagi sekitar subuh, tetapi saya tidak tahu siapa yang ditangkap," kata seorang warga yang memiliki satu warung di dekat lokasi itu, Nyonya Endang.Ratusan warga berkerumun di kawasan itu untuk menyaksikan lokasi penangkapan, sedangkan aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara. (Antara/RA)


Source : Newswire

Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.