Selasa, 16 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

TKI DIVONIS MATI: Jumhur Bela Frans Hiu & Dharry Hiu, Tak Layak Dihukum Mati

Jessica Nova   -   Rabu, 24 Oktober 2012, 20:38 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Moh. Jumhur Hidayat mengatakan Frans Hiu (22 tahun) dan Dharry Frully Hiu (20 tahun), TKI yang divonis mati tidak layak mendapatkan hukuman itu."Kedua TKI asal Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Pontianak, Kalimantan Barat yang bekerja di arena permainan Play Station, Selangor, Malaysia milik Hooi Teong Sim sejak 2009, tidak selayaknya mendapatkan vonis hukuman mati," ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (24/10/2012).Jumhur menjelaskan sebelumnya pengadilan Majelis Rendah Selangor menyidangkan Frans, Dharry, serta seorang temannya warga Malaysia sekitar bulan Juni-Juli 2012.Ketiganya pun dinyatakan bebas alias tidak bersalah oleh keputusan hakim Majelis Rendah Selangor dalam tuduhan membunuh seorang warga Malaysia, Kharti Raja pada 3 Desember 2010.Namun, keluarga korban mengajukan banding ke Mahkamah Tinggi dan Mahkamah Tinggi Syah Alam, Selangor pada 18 Oktober 2012 memutuskan hanya Frans dan Dharry bersalah, sedangkan kawannya warga Malaysia tidak diikutkan dalam proses banding."Kedua TKI itu tidak melakukan kejahatan dan harus dibebaskan, karena Frans hanya menangkap seorang pencuri warga Malaysia, Kharti Raja, sewaktu beraksi di mes perusahaan tempat keduanya menetap," tuturnya.Frans yang membekuk langsung pencuri itu sempat membawa ke lantai bawah, tetapi tiba-tiba si pencuri mengalami pingsan dan meninggal di lokasi tersebut.Jumhur menuturkan tidak lama setelah meninggal, aparat Kepolisian Malaysia tiba dan mendapatkan jenis narkoba dari saku celana Kharti RajaN serta hasil visum korban meninggal akibat over dosis. (bas)


Editor : Aang Ananda Suherman

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Dapatkan data Neraca, Reksa Dana, Waran, Swap, Valas, Obligasi, dan Saham. Klik disini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.