Jum'at, 19 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

KURIKULUM PELAJARAN baru diluncurkan Juni 2013

Aprilian Hermawan   -   Rabu, 14 November 2012, 07:28 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Pemerintah menyiapkan kurikulum pelajaran baru untuk  SD, SMP, SMA dan SMK mulai tahun ajaran 2013 yang akan menggantikan kurikulum 2006.
 
Kurikulum baru ini tengah dirancang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional dan sudah disetujui Wakil Presiden Boediono. 
 
Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan tematik yang terintegrasi di setiap mata pelajaran. 
 
"Kita sepakat saja bahwa Juni 2013 akan menjadi momen baru kita menyiapkan anak-anak kita untuk masa depan dengan cara yang baru," kata Wakil Presiden Boediono seperti dikutip laman resmi wapres, Rabu (14/12/2012).
 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh sudah memberikan presentasi kepada Wapres mengenai kemajuan pengembangan kurikulum 2013 antara lain tentang filosofi dasar serta tujuan yang ingin dicapai. 
 
M.Nuh juga memaparkan perbandingan antara kurikulum 2006 dan pengembangan kurikulum 2013 yang sedang dipersiapkan. 
 
Salah satu ciri kurikulum 2013 untuk SD adalah  mata pelajaran IPA dan IPS akan menjadi materi pembahasan di semua mata pelajaran. 
 
Prosesnya, tema-tema yang ada di dua mata pelajaran itu diintegrasikan kepada enam mata pelajaran yang akan menjadi muatan pelajaran SD.
 
Yakni Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Agama, Bahasa Indonesia, Matematika, Olahraga-Kesehatan serta Seni-Budaya. (ra)

Editor :

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Dapatkan data Neraca, Reksa Dana, Waran, Swap, Valas, Obligasi, dan Saham. Klik disini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.