Jum'at, 22 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

POTENSI DAERAH: Dispenda Makassar Bidik Pajak Hotel dan Hiburan Rp45 Miliar

Editor   -   Kamis, 03 Januari 2013, 17:01 WIB

BERITA TERKAIT

MAKASSAR--Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Makassar membidik penerimaan pajak hotel dan hiburan sebesar Rp45 miliar tahun ini.

Kepala Bidang Pajak Hotel dan Hiburan Dispenda Makassar Agung Budi Santoso mengatakan investasi perhotelan yang semakin bergairah di kota ini diharapkan mampu mendukung realisasi pajak dari sektor tersebut.

"Target Rp45 miliar menjadi angka minimal penerimaan kami tahun ini, karena bisa saja ada revisi estimasi penerimaan pajak hotel maupun hiburan kedepannya, apalagi sejumlah hotel baru rencananya akan mulai beroperasi tahun ini," kata Agung, Kamis (3/1/2013).
 

Kendati demikian, lanjut Agung, peningkatan jumlah hotel yang beroperasi di Makassar tidak bisa secara langsung berdampak signifikan terhadap penerimaan pajak hotel yang di terima Dispenda. Mengingat, mekanisme pemungutan pajak hotel menggunakan sistem self assesment 10% perolehan keuntungan yang juga didasarkan pada tingkat hunian kamar hotel dalam sebulan.
 

"Sehingga, meski jumlah hotel terus bertambah tapi tidak dibarengi dengan pertumbuhan tingkat hunian kamar, tentunya tidak akan berdampak besar terhadap realisasi penerimaan pajak," ujarnya.
 

Berdasarkan data Dispenda Makassar, tahun lalu realisasi penerimaan pajak hotel per Desember sebesar Rp33,6 miliar. Angka tersebut baru terealisasi 80% dari target Rp42 miliar lantaran pembayaran pajak baru untuk Desember 2012 baru dilakukan pengelola hotel pada bulan ini.
 

Sementara untuk pajak hiburan, Dispenda Makassar menargetkan perolehan pajak tahun ini sebesar Rp14 miliar, dimana realisasi penerimaan pajak tahun lalu hanya mencapai Rp12,75 miliar.
 

Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir mengatakan potensi pajak hotel di kota ini sebenarnya mampu menembus angka Rp60 miliar, melihat pertumbuhan industri perhotelan yang cenderung meningkat setiap tahun.
 

"Awal 2012 lalu, kami sudah melakukan uji petik terhadap potensi penerimaan pajak hotel di Makassar yang potensi PAD dari sektor ini mencapai Rp50 miliar-Rp60 miliar," katanya.
 

Menurutnya, perolehan pajak dari sektor tersebut mestinya bisa lebih dikatrol mengingat semakin banyaknya hotel yang beroperasi serta posisi Makassar sebagai kota tujuan MICE yang berimbas pada peningkatan angka tingkat hunian kamar hotel di kota ini. (K46)


Source : Amri Nur Rahmat

Editor : Wiwiek Dwi Endah

 

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.