Sabtu, 01 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

AHOK: Burung Garuda Lebih Hebat dari Elang AS

Sutarno   -   Rabu, 13 Maret 2013, 17:35 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Duta besar Amerika Serikat Scot Marciel menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama. Kesempatan itu dimanfaatkan Ahok untuk bercerita tentang kehebatan burung Garuda lambang negara dengan Elang lambang negara Amerika.

"Aku cerita Garuda kita lebih hebat daripada Elang Amerika ," katanya seusai pertemuan di Balaikota hari ini, Rabu (13/3/2013).

Ditanya mengenai tanggapan Marciel hanya tersenyum tidak merespon cerita Ahok. Karena seorang Dubes tidak ingin bicara yang tidak bagus.

Dalam berbagai pertemuan Ahok bercerita Garuda mencengkeram kuat Bhineka Tunggal Ika. Sementara Elang Amerika menggigit pita Bhineka Tunggal Ika nya di Paruh, sehingga ketika cari makan pita dilepas, sedangkan Garuda tetap mencengkeram kuat. Artinya, Amerika demi untuk makan rela melepas kebhinekaannya.

"Aku lihat. cengar-cengir saja. Mana berani dia ngomong yang nggak bagus. Ya gak? Harus ngomong dong, kalau ketemu orang Amerika harus ngomong, bahwa burung Garuda kita lebih hebat," imbuhnya

Marciel juga mengakui bahwa Indonesia ke depan menjadi bangsa yang hebat. Harapan Ahok Garuda bisa mengalahkan elang. Pertemuan kurang lebih 45 menit tersebut mendapat pengawalan ketat dari tim keamanan kedutaan besar Amerika. Rombongan pun keluar Balaikota lewat pintu tembus DPRD DKI karena depan Balaikota ada unjukrasa. 


Source : Akhirul Anwar

Editor : Other

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.