Selasa, 29 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

EKONOMI DAERAH: Sulbar Terbitkan 50 izin Industri Rumah Tangga

Ismail Fahmi   -   Minggu, 14 April 2013, 07:01 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, MAMUJU--Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) akan menerbitkan 50 izin usaha industri rumah tangga dalam rangka pengembangan ekonomi daerah.

"Tahun ini akan diterbitkan 50 izin usaha home industri untuk menggerakkam ekonomi rill dan mendorong kemajuan ekonomi daerah," kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Minggu (24/4).

Menurutnya, Pemprov  Sulbar berkomitmen menggerakkan ekonomi rill sehingga mempermudah pengurusan izin usaha bagi industri rumah tangga.

Sulbar, kaatanya,  akan mengembangkan tujuh produk unggulan daerah yang nantinya akan dikembangkan masyarakat Sulbar antara lain rumput laut. "Setiap usaha itu dikembangkan masyarakat melalui home industri dan 50 izin usaha diterbitkan pemerintah untuk mendukung beroperasinya usaha itu."

Anwar menyebutkan  selain mempermudah pengurusan izin dalam membuka industri rumah tangga, pemerintah juga melatih 500 orang dari lima Kabupaten di Sulbar. Mereka dilatih menjadi pelaku usaha oleh PT Malindo di Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan.

"Jumlah calon wirausahawan Sulbar yang dilatih itu akan ditambah menjadi 1.500 orang di tahun ini yang kemudian ketika memiliki keahlian akan kembali ke Sulbar untuk melatih warga lainnya sehingga mencapai 10 ribu orang pengusaha," katanya. (Antara/if)


Source : Newswire

Editor : Ismail Fahmi

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.