Selasa, 21 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

HARGA KARET Turun, Bisnis Wesel Pos Ikut Surut

Dinda Wulandari   -   Senin, 22 April 2013, 19:47 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, PALEMBANG--Penurunan harga karet di tingkat petani Sumsel telah berpengaruh terhadap usaha lainnya, salah satunya bisnis jasa pengiriman uang atau wesel.

Kepala Cabang PT Pos Perwakilan Palembang Dino Aryadi mengatakan transaksi masyarakat dalam menggunakan layanan wesel perseroan turut turun selama anjloknya harga karet.

“Wesel di Palembang ini sangat berpengaruh terhadap harga komoditas pertanian, salah satunya karet. Bahkan pada triwulan I/2013 ini kami mencatat penurunan transaksi wesel hingga 20% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” katanya kepada Bisnis, Senin (22/4/2013).

Dino mengatakan PT Pos Cabang Palembang membawahi 5 kabupaten di Sumsel meliputi a.l Kab.Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir dan Kota Palembang.

Masyarakat yang tinggal di daerah tersebut masih banyak yang memanfaatkan jasa wesel POS untuk pengiriman uang.

Dia mengatakan saat ini jasa keuangan memang mendominasi pendapatan perusahaan di cabang Palembang di mana kontribusi dari sektor itu sebanyak 54% sementara jasa pengiriman surat sebanyak 46%.

“Kami targetkan pada tahun ini pertumbuhan bisnis jasa keuangan dapat mencapai 26% dan untukj jasa pengiriman surat sebanyak 30%,” katanya.

Perusahaan sendiri mematok target pendapatan dari kedua layanan itu sebesar Rp44 miliar hingga akhir 2013.


Editor : Yoseph Pencawan

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.