Kamis, 27 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

OJK Siapkan Tiga Lapis Infrastruktur Pengawasan

Tisyrin Naufalty Tsani   -   Kamis, 25 April 2013, 20:46 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan Dewan Komisioner OJK telah menetapkan tiga infrastruktur pendukung fungsi pertahanan tiga lapis atau three lines of defense yang telah diterapkan dalam lembaga pengawas tersebut.

Deputi Komisioner Bidang Audit Internal, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Kualitas OJK Anis Baridwan mengatakan untuk menerapkan pertahanan tiga lapis telah dibuat Standar Audit Internal OJK, Standar Manajemen Risiko OJK dan Standar Pengendalian Kualitas OJK.

“Risiko harus berkurang agar tidak terjadi apa yang dikhawatirkan,” katanya hari ini, Kamis (25/4/2013).

Menurutnya, Standar Audit Internal OJK terdiri dari Standar Atribut dan Standar Kinerja. Standar Atribut mengatur satuan kerja, individu dan pihak-pihak yang melaksanakan fungsi audit internal. Sementara Standar Kinerja mengatur pelaksanaaan fungsi audit internal.

Standar Manajemen Risiko a. l bertujuan menunjang peningkatan kualitas proses pengambilan keputusan melalui peningkatan kesadaran dan pelaksanaan budaya sadar risiko. Standar berikutnya yaitu Standar Pengendalian Kualitas OJK untuk memberikan keyakinan yang memadai (reasonable assurance) atas produk, proses, sistem governance dan manajemen OJK.

Pertahanan tiga lapis sendiri menurutnya membedakan fungsi-fungsi dalam organisasi, yaitu fungsi pemilik risiko (risk owner), fungsi yang menangani risiko (managing risks), fungsi yang mengawasi risiko (overseeing risks) dan fungsi yang melaksanakan asurans secara independen (independent assurance).

Pertahanan lapis pertama dilaksanakan unit organisasi yang melakukan aktivitas operasional sehari-hari. Selanjutnya, pertahanan lapis kedua dilaksanakan Direktorat Manajemen Risiko dan Direktorat Pengendalian Kualitas. Sementara Pertahanan lapis ketiga oleh Direktorat Auditor Internal I dan II yang menjalankan fungsi audit internal OJK.

“Bidang AIMRPK juga memastikan bahwa pengawasan kepada industri yang dilakukan oleh masing-masing-masing Kepala Eksekutif dapat berjalan efektif,” tambahnya.

Kepala Eksekutif yang dimaksud yaitu membawahi pengawasan terhadap pasar modal, Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dan Perbankan.

Untuk mendukung fungsi pertahanan tiga lapis, OJK juga menyusun Assurance Map OJK yang merupakan peta yang menunjukkan risiko kunci milik OJK. Selain itu, OJK menyiapkan Audit Reporting Dashboard berupa penjabaran visual dari informasi audit.


Editor : Sutarno

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.