Senin, 20 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

EKONOMI ZONA EURO: Keyakinan Ekonomi April 2013 Melemah

Ahmad Puja Rahman Altiar   -   Senin, 29 April 2013, 17:29 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, FRANKFURT—Keyakinan ekonomi zona euro tercatat lebih lemah dari estimasi para ekonom karena perekonomian yang masih kesulitan untuk bangkit dari resesi dan dana talangan (bailout) Siprus yang menambah kekhawatiran dalam krisis utang.

Komisi Eropa di Brussels pada Senin (29/4/2013) melaporkan indeks sentimen eksekutif dan konsumen di zona euro turun menjadi 88,6 pada April 2013 dari 90,1 pada Maret 2013, terendah sejak Desember 2012.

Sentimen ekonomi di 17 negara pengguna mata uang euro itu juga lebih rendah dari estimasi nilai tengah 26 ekonom yang disurvei Bloomberg sebelumnya yakni turun menjadi 89,3 untuk April 2013.

Keyakinan bisnis dan konsumsi di Jerman, yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di wilayah tersebut, juga dilaporkan turun lebih dari yang diperkirakan pada April 2013.

Sentimen manufaktur di Eropa dilaporkan turun menjadi -13,8 pada April 2013 dari -12,3 pada Maret 2013, sementara sentimen jasa turun menjadi -11,1 dari -7, sedangkan sentimen konsumen pulih menjadi -22,3 dari -23,5.

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan (19/4) situasi ekonomi di zona euro memang belum pulih sejak awal bulan ini, tapi dia memprediksi ekonomi akan mulai pulih dari resesi pada akhir tahun ini.

“Bailout Siprus yang bermasalah telah memberi ketidakpastian di Eropa, tapi saya rasa kekhawatiran ini hanya sementara dan akan ada pertumbuhan yang tidak terlalu tinggi pada paruh kedua tahun ini,” kata Annamaria Grimaldi, ekonom Intesa Sapaolo SpA di Milan.

Para pejabat Eropa pada Maret 2013 sepakat untuk mengenakan pajak bagi deposito di bank-bank Siprus yang berjumlah kurang dari 100.000 euro sebagai syarat dalam pemberian bailout sebesar 10 miliar euro atau US$1,3 miliar.

Rencana tersebut dibatalkan setelah parlemen Siprus menolaknya. Kesepakatan berikutnya hanya mengenakan pajak bagi deposito di atas 100.000 euro, yang merupakan pagu tertinggi bagi jaminan simpanan di Uni Eropa.

Proses pemberian bailout tersebut telah menekan sentimen di seluruh zona euro, terlihat dari kinerja saham perbankan Eropa yang anjlok menjelang kembali dibukanya bank-bank Siprus yang dibekukan.

Indeks the Stoxx Europe 600 Banks turun 6,8% pada periode 15 Maret 2013-27 Maret 2013. Ancaman penarikan deposito besar-besaran di Siprus dapat dihindari pada hari pembukaan yang jatuh pada 28 Maret 2013 karena telah ditetapkannya batas penarikan simpanan.

Daimler AG, produsen kendaraan mewah terbesar ketiga di dunia, pada pekan lalu merevisi turun target laba untuk 2013 setelah perolehan pada kuartal I/2013 mencatatkan penurunan lebih dalam dari estimasi.

“Pada 3 bulan pertama tahun ini, sejumlah pasar mencatatkan kinerja yang lebih lemah dari yang diperkirakan karena alasan ekonomi, terutama di Eropa Barat,” kata CEO Daimler Dieter Zetsche.


Source : Bloomberg

Editor : Martin Sihombing

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.