Selasa, 22 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

JOKOWI Turun Jadi Jurkam Cagub Bali

Yoseph Pencawan   -   Rabu, 01 Mei 2013, 23:47 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, SEMARAPURA--Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menjadi juru kampanye pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Bali Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan.

Wakil Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto di Semarapura, Kabupaten Klungkung, Rabu (1/5/2013), mengatakan, Jokowi menjadi jurkam pasangan yang menamakan dirinya "PAS" itu di Denpasar, Sabtu (4/5) dan Minggu (5/5).

"Sedangkan Ibu Mega dipastikan hadir pada kampanye tanggal 7-9 Mei," kata mantan anggota Fraksi PDIP DPR itu menambahkan.

Hasto mengakui bahwa kehadiran kedua tokoh tersebut sangat penting untuk menarik simpati masyarakat Bali yang selama ini sikap politiknya identik dengan parpol dengan warna kebesaran merah itu.

"Sebelumnya Cok Rat (Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi, Ketua DPD PDIP Bali) juga membantu kampanye Jokowi saat Pilkada DKI. Warga Bali di DKI saat itu juga memilih Jokowi," kata Hasto di sela-sela mendampingi Puspayoga berkampanye di Pasar Galiran, Klungkung.

Selain itu, terdapat beberapa jajaran PDIP yang akan membantu kampanye PAS di Bali, di antaranya Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, I Made Urip, Rano Karno, Rieke Diah Pitaloka, dr Ribka Tjiptaning, Maruarar Sirait, Pramono Anung, Nico Siahaan, Edo Kondologit, dan Richard Sambera.


Source : Antara

Editor : Other

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.