Rabu, 22 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

DATA BPS: Nilai Ekspor NTB Anjlok Akibat Ini

Yoseph Pencawan   -   Rabu, 01 Mei 2013, 23:15 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, MATARAM--Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat selama Maret sebesar 30,75 juta dolar AS, turun siginifikan dibandingkan Februari 2013 yang mencapai 38,16 juta dolar AS, yang disebabkan tidak adanya laporan ekspor konsentrat tembaga.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB H Soegarenda di Mataram, Rabu (1/5/2013), mengatakan tujun ekspor sebagian besar atau mencapai 52,42% ke Belgia dan Amerika Serikat 25,36%, serta Thailand 12,6%.

"Ekspor kosentrat tembaga yang diproduksi oleh PT Newmont Nusa Tenggara biasanya bernilai besar, namun kami belum menerima laporannya pada Maret 2013. Ini yang menyebabkan nilai ekspor yang dilaporkan relatif rendah dibandingkan Februari," katanya.

Ia mengatakan, jenis barang yang diekspor pada Maret 2013 senilai 16,12 juta dolar AS berupa jerami dan bahan anyaman perabot dan penerangan rumah senilai 7.800 dolar AS atau 52,42%. Sedangkan garam, belerang dan kapur senilai 6.836 dolar AS (22,22%).

Sementara nilai impor pada Maret 2013 sebesar 12,48 juta dolar AS, turun 14,17% dibandingkan Februari 2012 dengan nilai 14,96 juta dolar AS.

Soegarenda mengatakan, lima negara asal impor yang nilainya cukup besar adalah Australia 6,15 juta dolar AS (48.12%), Amerika Serikat 5,03 juta dolar AS (39,17%), Vietnam 778.015 dolar AS (6,06%), Singapura 308.844 dolar AS (3,10%) dan China senilai 236.294 dolar AS (1,84%) .


Source : Antara

Editor : Other

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.