Kamis, 21 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

TWITTER WARREN BUFFETT: Buka Akun @WarrenBuffett, Diikuti 1.000 Follower Per Menit

Maftuh Ihsan   -   Sabtu, 04 Mei 2013, 21:55 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA – Pebisnis legendaris Warren Buffett secara resmi membuka akun twitter @WarrenBuffett pada Kamis (2/5) yang mendapatkan follower 350.534 akun hingga Sabtu (4/5).

Seperti dilansir Reuters, kehadiran Buffett di dunia maya ini diikuti kemunculan sebuah catatan menarik yakni berhasil menggiring 1.000 follower per menit.

Tweet pertama yang dilempar ke dunia maya oleh pebisnis berusia 82 tahun tersebut adalah “Warren is in the house.”, sementara tweet kedua berbunyi “Read my new essay on why women are key to America's prosperity: http://cnnmon.ie/18eXfik.”.

Hingga saat ini, baru dua tweet tersebut yang ditulis Buffett di akun resminya. Berbagai tanggapan dari penghuni twitterland bermunculan.

Akun CLC Advisors, LLC, @CLCAdvisors, misalnya, menulis “It's official! Warren Buffett has joined Twittersphere! Welcome! #philanthropy #giving @socent #impinv https://twitter.com/WarrenBuffett”.

Contoh lainnya, Pritam Vekaria, ‏@Prit11_Official, menulis “Warren Buffett is on Twitter. My life is complete”.

Sementara itu, rekan Buffett yakni Charlie Munger, yang juga salah pebisnis hebat, menuturkan tidak berniat mengikuti jejak pimpinan Berkshire Hathaway Inc untuk membuka akun twitter resmi.

"Tidak, tentu saja tidak," ungkapnya saat ditanya Reuters mengenai keinginannya mengikuti jejak Buffet yang telah berkeja sama dengannya berpuluh tahun di Berkshire Hathaway Inc.

Adapun, Berkshire Hathaway mengadakan pertemuan pemegang saham tahunan pada hari ini, Sabtu (4/5) di Omaha, Amerika Serikat. Buffett menyebut pertemuan tersebut dengan "Woodstock For Capitalist" (Woodstock untuk Kapitalis).


Editor : Bambang Supriyanto

 

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.