Sabtu, 26 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

FREEPORT: 140 Personel Brimob Jabar Senjata Lengkap Dikirim ke Papua

Yoseph Pencawan   -   Sabtu, 04 Mei 2013, 00:02 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, BANDUNG--Polda Jabar akan memberangkatkan 140 personel Brimob untuk bertugas melakukan pengamanan obyek vital PT Freeport di Papua selama empat bulan ke depan.

"Pemberangkatan personil Birmob ini untuk pengamanan obyek vital PT Freeport di Papua, mereka bertugas di bawah kendali operasi (BKO) Polda Papua," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul di Bandung, Jumat (3/5/2013).

Proses pemberangkatan dilakukan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya di Mapolda Jabar yang disaksikan oleh sejumlah pejabat teras Polda Jabar.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga melakukan pengecekan akhir kepada personel yang akan bertugas di tanah Papua tersebut mulai dari kesiapan fisik, peralatan, senjata dan beberapa kelengkapan lainnya.

Kabid Humas Polda Jabar menyebutkan, personelnya akan bertugas selama empat bulan ke depan atau hingga Agustus 2013.

Tim yang diberangkatkan ke Papua tersebut merupakan personil yang diseleksi dari 1.700 orang dari satuan di Cikole, Cikeruh dan Cirebon dan telah mendapat pelatihan intensif selama tiga bulan.

"Tim ini akan bertugas mengamankan obyek vital nasional yang menjadi tanggung jawab Polri. Pasukan Brimobda Polda Jabar akan bergabung dengan Brimob Polda Sumut dan Gegana Mabes Polri," katanya.

Pemberangkatan personel tempur Polda Jabar itu akan dilakukan dari Bandara Husein Sastranegara Kota Bandug, Sabtu besok. Selain melakukan pengamanan, juga melakukan pengawalan trhadap karyawan dan tamu di obyek vital itu.


Source : Antara

Editor : Other

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.