Kamis, 02 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

HONDA JAZZ VITALIA SHESYA: Fathanah Bilang Rezeki dari Allah

Miftahul Khoer   -   Rabu, 08 Mei 2013, 16:23 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA-- Kaget, tentu saja dirasakan oleh Vitalia Sesya, seorang model majalah dewasa ketika dihadiahi jam tangan seharga Rp70 juta oleh Ahmad Fathanah.

Vita mengaku saat dirinya memakai jam tangan yang sudah lama ia gunakan, Fathanah sempat menyuruh melepasnya. Politisi PKS kemudian membelikan waktu itu juga saat pertemuan di sebuah pusat perbelanjaan.

"Aku sempat bilang, aduh ini gak kemahalan mas," ungkapnya seperti dalam Talk Show TVOne hari ini, Rabu (8/6/2013).

Fathanah, seperti dituturkan Vita tidak keberatan dengan harga jam tangan tersebut. "Gak apa-apa itu buat kamu," kata Vita menirukan.

Terkait kendaraan mobil Honda Jazz yang diberikan Fathanah pada Desember 2012, Vita mengaku sempat menolaknya. Dia berpikir pertemuan dengan Fathanah hanya baru beberapa kali.

Dia mengatakan, mobil pemberian terduga kasus suap korupsi quota impor daging itu untuk kendaraan sehari-hari dirinya beserta anaknya.

"Vit, saya sudah belikan Jazz untuk kamu dan anak-anak, tolong kamu terima, ini rezeki dari Alloh," kata Vita menirukan Fathanah.

Kini, mobil yang sudah ia gunakan lebih dari lima bulan tersebut sudah disita KPK. Vita menambahkan Ahmad Fathanah adalah tipe pria boros. Kenapa? "Baru kenal dia sudah kasih aku mobil dan jam tangan," katanya.


Editor : Sutarno

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.