Kamis, 31 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Pernikahan Usia Muda di Malang Capai 26.500 Pasangan

M. Sofi’I   -   Kamis, 09 Mei 2013, 05:08 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, MALANG-Pasangan di wilayah Kabupaten Malang Jawa Timur yang tercatat menikah di usia muda mencapai lebih  dari 26.500 pasangan setiap tahunnya.

Kepala Keluarga Berencana Kabupaten Malang Sukowiyono mengatakan banyaknya pernikahan di usia muda tersebut memicu terjadinya perceraian maupun kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Hal ini rawan terjadi karena usia dari masing-masing  pasangan masih belum dewasa dari sisi pemikiran,” kata Sukowiyono, Kamis (8/5/2013).

Wilayah di Kabupaten Malang yang terdapat banyak pasangan  menikah yakni Kecamatan Tumpang, Tirtoyudo, Pujon, Wajak, dan Kecamatan Jabung. Sedangkan yang perkawinannya sedikit adalah  Kecamatan Donomulyo, Bantur dan Kecamatan Gedangan.

Pemkab sendiri berharap mampu menekan pernikahan di bawah usia 20 tahun. Pasalnya pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang muda dalam segi usia sudah selayaknya memiliki tubuh dan pemikiran yang sehat.

“Karena pemuda yang cerdas dan sehat harus memiliki wawasan yang luas dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi tentunya akan bisa menjadi modal bagi pembangunan,” jelasnya.

Karena semakin dewasa usia perkawinan maka seorang wanita mempunyai masa reproduksi yang semakin pendek antara usia 20-34 tahun dan merupakan  usia ideal produktif.

Bupati Malang Rendra Kresna mengatakan orang tua berperan penting menjadi agen yang mampu menyampaikan bahwa Pendewasaan Usia Perkawinan (PUK) cukup penting bagi pemerintah daerah, provinsi, maupun nasional.

“Mengingat jumlah penduduk di Kabupaten Malang berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mencapai 3.046.000 dengan komposisi 1.524.000 laki-laki dan 1.518.000 perempuan,” ujar dia.

Jumlah penduduk yang besar akan menjadi potensi bagi  mereka yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mumpuni, dan berkualitas. Namun jika mereka tidak memiliki keahlian maka akan menjadi beban pembangunan.

“Di sisi lain pembangunan masih memerlukan dana-dana untuk percepatan pembangunan itu sendiri,” tambahnya.

Diharapkan pemuda bisa menjadi agen pembangunan di daerahnya sendiri dengan terlibat dalam proses pembangunan yang ada. Bukan justru berbondong-bondong bekerja ke kota.

Meski jumlah penduduk di Kabupaten Malang cukup besar dan sejauh ini belum menjadi permasalahan serius namun pemkab tetap perlu mengendalikan jumlah pertumbuhan penduduk alah satunya melalui Pendewasaan Usia Perkawinan. Dan usia yang diharapkan untuk mampu mewujudkan program KB  adalah 21-25 tahun untuk usia pertama perkawinan. (dot)


Editor : Endot Brilliantono

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.