Senin, 20 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

KEBAKARAN DI BANGLADESH: Jumlah Korban Tewas Capai 1.000 Jiwa

John Andhi Oktaveri   -   Jum'at, 10 Mei 2013, 12:41 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Jumlah korban tewas akibat pabrik garmen rubuh dua minggu lalu meningkat jadi 1.000 jiwa, sementara kebakaran yang terjadi pada pabrik pakaian di Dhaka menewaskan sedikitnya 8 orang.

Jumlah korban tewas di pabrik garmen yang berada di kompleks Rana Plaza tersebut dikonfirmasi oleh  Shahnewaz Mohammad Golam Zakaria, seorang tentara berpangkat kapten di ruang kontrol operasi penyelamatan korban.

Sejumlah pabrik garmen di Bangladesh mendapat pengawasan ketat setelah Rana Plaza rubuh, sebuah bencana industri terburuk di negara itu, sedangkan sebuah kebakaran yang terjadi pada November tahun lalu menewaskan 112 jiwa sebagaimana dikutip dari Blommberg.

Tragedi yang terjadi bulan lalu itu memicu aksi pemerintah untuk menutup sejumlah pabrik garmen dan sebuah peretel luar negeri berencana untuk menyetop produk garmen dari negara tersebut.
Kebakaran terakhir menimpa Tung Hai Sweaters Ltd., menewaskan pemilik pabrik, menurut Nazrul Islam, juru bicara Kantor Pemadam Kebakaran Bangladesh. Saat terjadi kebakaran para eksekutif perusahaan itu tengah melakukan pertemuan dan tidak ada buruh di dalam pabrik karena sudah malam hari, menurut inspektur polisi F.M. Kawsar Ahmed.

 


Source : Bloomberg

Editor : Sutarno

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.