Senin, 21 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PALU GRAND MALL: Inilah Kelebihan Pusat Belanja Terbesar di Sulawesi Tengah

Bambang Supriyanto   -   Minggu, 12 Mei 2013, 10:51 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, PALU -- Biaya pembangunan pusat perbelanjaan Palu Grand Mall (PGM) di Kota Palu, Selawesi Tengah, dianggarkan Rp150 miliar dan telah terserap lebih kurang 35%.

Direktur Palu Graha Sejahtera Karman Karim di Palu, Minggu, sejak pertengahan 2012 biaya pembangunannya telah Rp50 miliar dengan tahapan pembangunan mencapai 35%.

Palu Graha Sejahtera selain mengelola Mal Tatura Palu, juga kelak PGM.

Dia mengklaim PGM akan menjadi pusat perbelanjaan terbesar di Provinsi Sulawesi Tengah dengan luas lahan mencapai 2,7 hektare.

Luas bangunan PGM mencapai 43.400 meter persegi dengan luas area yang disewakan mencapai 22.200 meter persegi, sisanya untuk lokasi parkir, pelayanan dan ruang publik lainnya.

Karman mengatakan pembangunan PGM dijadwalkan selesai pada Desember 2013.

Pengerjaannya dipercepat karena pengusaha yang akan menyewa tempat berharap demikian. Padahal, sebelumnya pusat perbelanjaan yang terletak di pinggir Teluk Palu tersebut dijadwalkan selesai dibangun dan beroperasi pada April 2014.

Menurutnya, permintaan percepatan pembangunan itu menjadi tantangan tersendiri bagi pegelola.

Karman optimistis PGM akan banyak dikunjungi oleh masyarakat untuk bertransaksi namun tidak mematikan sebuah mal sebelumnya yang sudah ada.

Dia mengatakan PGM diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata kuliner namun tetap saja bisa berbelanja aneka kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, PGM di pinggir Teluk Palu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. "Sambil berbelanja, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan Teluk Palu," kata Karman. (Antara)


Editor : Bambang Supriyanto

 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.