Selasa, 16 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PILKADA MALANG: Diprediksi Dua Putaran

Reporter   -   Kamis, 16 Mei 2013, 14:26 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, MALANG--Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Malang, Jawa Timur pada 23 Mei 2013 berpotensi dalam dua putaran. Apalagi, ada enam pasang calon walikota dan wakil walikota.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Malang Wahyudi mengatakan kemungkinan terjadinya dua putaran tersebut tidak terlepas dari figur pasangan para calon yang relatif kuat.

“Saya melihat dari enam pasang yang ada bakal mengerucut menjadi persaingan tiga pasangan,” ujarnya, Kamis (16/5/2013).

Ketiga pasangan calon tersebut yang diprediksikan akan masuk ke dalam putara kedua adalah Heri Pudji Utami (Bunda)-Sofyan Edy Jarwoko (Da-Di), Sri Rahayu-Priyatmoko Utomo (SR-MK), serta Abah Anton-Sutiaji (Aji).

Ketiga pasangan itu, katanya, jauh lebih difavoritkan dibandingkan dua pasangan lainnya yang berangkat dari jalur independen yakni Dwi Cahyono-Nurudin (Dwi-Udin) maupun Ahmad Mujais-Yunar Mulya serta pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PKS Agus Dono-Arif HS.

“Ketiganya memang memiliki basis massa yang kuat. Selain itu mereka juga maksimal dalam berusaha merebut hati rakyat melalui beragam program serta promosi yang dilakukan."

Selain itu, ketiganya juga diusung oleh partai yang dominan di gedung dewan yakni Dadi yang diusung Golkar dan didukung koalisi partai lainnya, SR-MK yang merupakan duet murni PDIP, serta Aji yang diusung PKB. (K25/sep)


Editor : Sepudin Zuhri

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Dapatkan data Neraca, Reksa Dana, Waran, Swap, Valas, Obligasi, dan Saham. Klik disini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.