Minggu, 20 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

KASUS LUTHFI: Darin Mumtazah, Perempuan Cantik 17 Tahun, Segera Dipanggil KPK

Editor   -   Rabu, 22 Mei 2013, 18:22 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA-KPK menjadwalkan akan memanggil satu lagi perempuan cantik yang terkait dengan kasus daging impor yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Kasus ini melengkapi pemanggilan saksi sebelumnya yang melibatkan Ahmad Fathanah.

Kali ini seorang remaja berwajah cantik, konon siswa sebuah SMK di Jakarta Timur, bernama Darin Mumtazah yang disebut-sebut berusia 17 tahun. Gadis cantik itu kini ramai dibicarakan di media sosial, Twitter.

Entah asli atau tidak namun ada satu akun di twitter dengan Darin Mumtazah yang memajang beberapa foto dirinya termasuk yang saat ini sedang wirawiri di dunia maya.

Berbagai macam komentar pun langsung dilontarkan terkait Darin yang diduga mempunyai kedekatan dengan LHI.

Dengan gaya bercanda sebuah akun menulis LHI sering bertandang ke rumah Darin karena ingin mengincar ibunya Darin, “LHI sering nginep di rmh Darin.. Pasti krn ngincer mamanya Darin.”

Berikut beberapa komentar di media sosial soal Darin dan LHI:

Mashari Must Say ‏@masharolex: Kalo Darin Mumtazah adl istri simpanan ato selingkuhan LHI, hancur lah PKS.. Masak Partai Agama dipimpin Mafia..

Joker ‏@JokoHQ: Dulu akunnya @darinmumtazah, terus ganti jd @darinmumtaz. Yang akun pertama diambil alih org lain. Bener2 konspirasi zionis.

Joker ‏@JokoHQ: LHI sering nginep di rmh Darin.. Pasti krn ngincer mamanya Darin.

Paring Waluyo ‏@paringwaluyo: Allohuakbar Pustun banget

Eyang Ahmad Fathonah ‏@MatJengkol: sekarang ada darin Mumtazah,, hmmm makin berlendir aja ini partai…(Kabar24/Twitter@DarinMumtazah/Andhika Anggoro)


Source : JIBI News

Editor : Yusran Yunus

 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.