Jum'at, 25 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

QUICK COUNT PILGUB NTT: Frenly Ungguli Esthon-Paul

Martin Sihombing   -   Kamis, 23 Mei 2013, 21:10 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, NTT--Frenly menyalib perolehan suara Esthon-Paul yang unggul di perhitungan awal KPU. Hal itu berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 23 Mei 2013 hingga pukul 21.00 Wita, 

Frenly unggul sementara dengan perolehan suara 208.869 atau 51,46%, sedangkan pasangan Esthon- Paul meraih suara 197.003 atau 48,54%, dari total suara sah yang masuk sebanyak 405.872.

Data sementara yang dikeluarkan KPU NTT berasal dari 15 kabupaten/kota. Tersisa enam kabupaten yang belum memasukan data yakni Timor Tengah Utara, Lembata, Manggarai, Manggarai Timur, Sabu Raijua dan Sikka.

Ketua KPU NTT, John Depa mengatakan, hasil yang disampaikan KPU berasal dari hasil pemilihan di kecamatan yang berada di ibu kota kabupaten/kota. Adapun, sisanya akan dihitung saat rekapitulasi manual. “Ini hasil sementara, sehingga tidak boleh pihak yang meras dirugikan dengan hasil ini,” katanya, yang dikutip dari NTTTerkini.com.

Pada perhitungan pukul 18.00 Wita, pasangan calon nomor urut 1, Esthon Foenay- Paul Tallo meraih suara sebanyak 114.224 atau 55,24%. Adapun pasangan calon nomor urut 4, Frans Lebu Raya- Beni Litelnony hanya meraih 92.526 atau 44,75%. Dari total suara yang masuk ke KPU sebanyak 206.750 suara, dengan jumlah pemilih sebanyak 3.027.283 orang.

Sesuai jadwal, rekapitulasi suara di KPU NTT akan dilakukan antara 30 Mei-1 Juni 2013. Sedangkan rekapitulasi suara tingkat kecamatan pada 25-27 Mei dan rekapituasi suara tingkat kabupaten 27-29 Mei.


Editor : Martin Sihombing

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.