Sabtu, 26 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

WAISAK 2013: Imbau Umat Pelihara Jiwa Kebajikan

Linda Teti Silitonga   -   Sabtu, 25 Mei 2013, 11:42 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Dalam upacara memperingati Hari Waisak 2557 pada hari ini (25/5/2013) di Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, diserukan agar umat Budha memelihara jiwa kebajikan.

Hal itu dikatakan Panitia Upacara Waisak di Candi Mendut, Suhu Techen seperti yang dikatakannya pada Metro TV yang menayangkan secara langsung upacara perayaan Tri Suci Waisak.

 “Jiwa harus kita pelihara,” kata Suhu Techen,.

 Umat  harus memelihara jiwa yang baik dan dipenuhi  keinginan untuk menyayangi sesama manusia dan mahluk lainnya.

 Dia mengatakan jiwa yang baik tersebut juga diimbangi dengan keseimbangan batin

 “Jiwa yang baik penuh dengan welas asih, genbira melihat orang berbuat baik,” kata Suhu Techen.

Seperti diketahui umat Buddha Indonesia akan menggelar peringatan Hari Raya Waisak 2557 di tingkat nasional yang digelar di Candi Mendut dan Candi Borobudur.

Untuk ritual detik detik Waisak yang sudah  dilakukan di Candi Mendut. Laman Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) menginformasikan peringatan Hari Waisak kemudian dilanjutkan di Candi Borobudur pada pukul 19.00, untuk melakukan seremonial di Panggung Utama dilanjutkan Pradaksina dan pelepasan Lampion.

 Perayaan Tri Suci Waisak 2557 mengambil tema Dengan Semangat Waisak Kita Tingkatkan Kesadaran Untuk Terus Berbuat Kebajikan. Sub temanya adalah Sucikan Pikiran, Tingkatkan Kebajikan, Kehidupan menjadi Harmonis. (ltc)


Editor : Linda Teti Silitonga

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.