Jum'at, 01 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PENGUMUMAN SNMPTN 2013: Unsoed Terima 1.595 Mahasiswa Baru

Fajar Sidik   -   Senin, 27 Mei 2013, 16:27 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, menerima 1.595 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2013.

"Jumlah peminat Unsoed cukup tinggi karena mencapai 23.988 pendaftar dari seluruh Indonesia, namun yang diterima hanya 1.595 orang," kata Pembantu Rektor I Unsoed Mas Yedi Sumaryadi di Purwokerto, Senin.

Dengan demikian, kata dia, satu kursi di Unsoed diperebutkan oleh 15 pendaftar jalur SNMPTN.

Oleh karena itu, lanjut, dia, kondisi tersebut menempatkan Unsoed pada peringkat ke-9 perguruan tinggi yang paling banyak peminatnya dari 61 PTN di seluruh Indonesia.

Dia mengatakan bahwa Unsoed pada tahun akademik 2013-2014 akan menerima 4.500 mahasiswa baru.

"Setelah pengumuman SNMPTN ini, nanti masih ada jalur lain seperti SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)," katanya.

Menurut dia, penerimaan mahasiswa melalui jalur SBMPTN berbeda dengan SNMPTN.

"Dalam SNMPTN tidak ada tes tertulis, melainkan melalui undangan ke sekolah-sekolah, sedangkan SBMPTN menggunakan tes tertulis," kata dia menjelaskan.

Panitia SNMPTN 2013 memajukan pengumuman hasil SNMPTN yang rencananya dirilis pada hari Selasa (28/5) menjadi Senin dengan alasan administratif publikasi.

Pengumuman hasil SNMPTN 2013 dapat diakses di laman http://www.snmptn.ac.id mulai pukul 16.00 WIB.


Source : Newswire/Antara

Editor : Fajar Sidik

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.