Kamis, 24 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PILKADA SUMSEL 2013: Herman Deru 'Tempel' Alex Noerdin

Yusran Yunus   -   Senin, 03 Juni 2013, 15:38 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, PALEMBANG-Pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki dan pasangan Herman Deru-Maphilinda diperkirakan bertarung ketat dalam pemilihan kepala daerah Provinsi Sumatra Selatan, 6 Juni mendatang.

 

"Pertarungan sangat ketat terjadi pada Pilkada Sumsel antara Alex Noerdin dan Herman Deru," kata Wahyudi, Direktur Lembaga Survei Pembangunan Indonesia.

 

LSPI melakukan survei terhadap perilaku pemilih di Sumsel pada kurun waktu 15-21 Mei, yang menyimpulkan bakal terjadi pertarungan ketat antara kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut.

Prediksi Perolehan Suara 4 Pasangan Cagub & Cawagub Sumsel

Pasangan

Prediksi Suara (%)

Alex Noerdin-Ishak Mekki

32,17

Herman Deru-Maphilinda

30,40

Eddy Santana Putra-Wiwit Tatung

23,42

Iskandar Hasan-Hafisz Tohir

7,64

 Sumber: Survei Lembaga Survei Pembangunan Indonesia

Dia menjelaskan berdasarkan hasil survei, pasangan nomor urut 4, Alex Noerdin-Ishak Mekki meraih 32,17%, Herman Deru-Maphilinda (nomor urut 3) sekitar 30,40%, Eddy Santana Putra-Wiwit Tatung (nomor urut 1) 23,42%, Iskandar Hasan-Hafisz Tohir (nomor urut 2) 7,64%.

"Margin error diangka 1,8%, adapun swing voter sekitar 6,37%. Potensi satu dan dua putaran, kedua-keduanya berpeluang, tergantung pada suara mengambang (swing voter)".

Menurutnya, sekitar 65-70% pemilih menentukan pilihan dengan alasan melihat figur, sedangkan sisanya sekitar 30%-35% karena ditopang oleh faktor partai politik. (antara/yus)


Editor : Yusran Yunus

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.