Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

CAPRES 2014: JOKOWI Potensial Gantikan MEGAWATI

Rustam Agus   -   Selasa, 04 Juni 2013, 10:05 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA--Kader PDIP yang menjadi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dinilai sosok potensial untuk menggantikan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dalam bursa bakal calon presiden pada Pemilu 2014.

"Jokowi potensial menggantikan Megawati karena popularitas dan elektabilitasnya stabil," kata Pengamat sosial politik Universitas Gajah Mada Kuskridho Ambardi saat dihubungi Antara, Selasa (4/6/2013).

Kuskridho mengatakan, sejak pencalonannya sebagai gubernur DKI Jakarta hingga saat ini, Jokowi masih menjadi sorotan media massa karena kebijakannya yang populis, dekat dengan isu-isu publik dan citranya yang baik di mata masyarakat.

"Jika Jokowi dibandingkan dengan anak Megawati, Puan Maharani, mereka sama-sama potensial. Namun Jokowi paling dekat dengan isu publik dan memiliki 'karpet' untuk maju pada Pemilu 2014," ujarnya.

Menurut Kuskridho, isyarat yang menunjukkan bahwa Megawati tidak akan mencalonkan diri sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2014 merupakan sinyal positif bagi elektabilitas PDIP.

"Alasan personalnya karena Megawati sudah tiga kali mencalonkan diri sebagai presiden dan kalah. Maka, untuk yang keempat kali sebaiknya Megawati tidak mencalonkan lagi," katanya.

Kuskridho menilai Megawati memiliki pendukung yang sangat loyal tetapi sebaiknya PDIP memberi kesempatan tokoh lain yang dinilai lebih potensial untuk maju dalam panggung Pemilu 2014.

"Pendukung Megawati sangat setia tetapi jumlahnya cenderung tidak bertambah, yaitu sekitar 20%. Jadi sebaiknya tokoh lain diberi kesempatan," kata Kuskridho.  (ra)


Source : Newswire

Editor : Rustam Agus

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.