Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

KORUPSI PESAWAT LATIH: Kejagung Periksa 4 Saksi dari STPI

Siti Nuraisyah Dewi   -   Rabu, 05 Juni 2013, 12:35 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA--Kejaksaan Agung  memeriksa empat pegawai negeri sipil Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) sebagai saksi terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan 18 pesawat latih sayap tetap (fixed wing) di badan pendidikan dan pelatihan STPI tahun anggaran 2010-2013 senilai Rp138 miliar.
 
Keempat PNS tersebut yakni Ahmad Kosasih selaku Ketua Panitia pengadaan barang dan jasa, Benny Suherman selaku Sekretaris pengadaan barang dan jasa, Eko Budi Utomo dan Sihono selaku Anggota Panitia pengadaan barang dan jasa.
 
"Pada pukul 09.30 kemarin ketiga saksi hadir memenuhi panggilan tim penyidik, sedangkan saksi Sihono tidak hadir karena ada kegiatan resmindan meminta untuk dijadwalkan kembali pemeriksaannya," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum  Kejagung Setia Untung Arimuladi, Rabu (5/06/2013).
 
Untung menjelaskan ketiga saksi tersebut pada intinya diperiksa terkait dengan tugas dan kewenangan saksi-saksi yang dipercaya sebagai tim panitia pengadaan barang dan jasa seperti pembuatan dokumen, pengaturan schedul pengadaan, penilaian terhadap penawaran para peserta lelang hingga pengusulan PT Pacific Putra Metropolitan sebagai pemenang lelang.
 
Sebelumnya pada kasus ini Kejagung menetapkan tiga orang tersangka. Adapun ketiga tersebut a.l. Direktur Utama PT Pacific Putra Metropolitan Bayu Wijokongko selaku pemenang tender, Kepala Bagian Administrasi Umum selaku Pejabat Pembuat Komitmen Arwan Aruchyat, dan PNS Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia IGK Rai Darrmaja. 
 
Untung memaparkan pengadaan pesawat latih dan link simulator tersebut tidak memenuhi ketentuan karena dari 18 pesawat hanya enam yang didatangkan, sementara pembayaran telah lunas pada 14 Desember 2012.
 
Setelah diselidiki ternyata, 12 pesawat yang belum didatangkan itu masih dirakit. Jaksa penyidik menyita 12 pesawat tersebut dan dua unit link simulator dari PT Pacific Putra Metropolitan.

Editor : Hery Lazuardi

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.