Sabtu, 01 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

SOPIR TERTEMBAK POLISI: Kapolda Jateng Irjen Pol. Dwi Priyatno Belum Tahu Kronologinya

Solopos   -   Sabtu, 15 Juni 2013, 19:02 WIB

BERITA TERKAIT

SEMARANG – Kapolda Jateng, Irjen Pol Dwi Priyatno menyatakan belum mengetahui secara pasti kronologi kejadian yang menyebabkan sopir perusahaan pengisian uang ATM, PT Tunas Artha Gardatama (TAG), yang tertembak hingga tewas oleh oknum anggota polisi. 

“Dari laporan yang saya terima, anggota polisi secara tak sengaja menarik picu senjata api yang dibawa, kemudian mengenai kepala Nuki sehingga meninggal dunia,” jelas dia kepada wartawan di Semarang, Sabtu (15/6/2013).

Meski tak sengaja, ujar Dwi yang baru beberapa hari menjabat Kapolda Jateng, perbuatan oknum Polrestabes Semarang itu merupakan tidak pidana.

”Kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain merupakan pidana,” tandas Dwi.

Kapolda menambahkan, seharusnya Briptu Priyo setelah melakukan tugas pengamanan di TAG, mengembalikan senjata api  yang dibawa ke Mapolrestabes.

Namum, sejak Jumat (14/6/2013) malam, imbuh Kapolda, anggota polisi yang rumahnya di Grobogan tidak mengembalikan senpi dan menginap di kantor TAG.

”Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi itu. Termasuk melakukan pengecekan kemungkinan adanya pengaruh minuman keras,” kata dia.

Sementara, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan, menyatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tidak ada masalah atau dendam antara pelaku dan korban.

”Pelaku akan dilakukan pemeriksaan kejiwaannya. Kami tak akan menutupi kasus ini, anggota yang melakukan kelalaian akan diberikan sanksi sesuai kode etik dan disiplin Polri,” ujar dia. (Solopos/Insetyonoto/dot)


Source : JIBI

Editor : Endot Brilliantono

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.