Selasa, 16 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Di Balikpapan, Ada Kepala Dinas dan TNI/Polri Masuk Daftar Penerima BLSM

Rachmad Subiyanto   -   Senin, 24 Juni 2013, 15:07 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan mengimbau penerima dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang tidak layak menerima untuk mengembalikan atau menolak dana kompensasi kenaikan BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyebutkan berdasarkan data yang dia terima, ada beberapa kepala keluarga yang tak selayaknya menerima BLSM itu. Dirinya menyebutkan ada nama kepala dinas masuk daftar penerima BLSM yang datanya dipasok langsung dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Selain pegawai negeri sipil, ada pengusaha serta anggota TNI/Polri yang juga masuk dalam daftar penerima tersebut.

“Karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat yang merasa tidak layak menerima untuk menolak atau mengembalikan KPS-nya agar bisa langsung diserahkan kepada yang lebih memerlukan,” ujarnya kepada wartawan seusai Rapat Pagi, Senin (24/06).

Dirinya mengakui ada perbedaan indikator yang menyebabkan kekurang akuratan pendataan penerima yang dilakukan oleh tim dari pusat tersebut. Rizal menambahkan dirinya sudah meminta agar dalam pendataan tersebut berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar lebih tepat sasaran.

“Tetapi dari BPS langsung dikirim ke pusat. Ini seharusnya menjadi pembelajaran di kemudian hari,” katanya.

Rencananya., penyaluran BLSM di Balikpapan akan mulai dilakukan pada Selasa (25/6/2013) atau lebih cepat dari rencana sebelumnya yang dijadwalkan pada awal bulan depan.


Editor : Fatkhul Maskur

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Dapatkan data Neraca, Reksa Dana, Waran, Swap, Valas, Obligasi, dan Saham. Klik disini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.