Rabu, 03 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Proyek Monorel dan MRT DKI Dibangun Bareng Mulai Oktober

Akhirul Anwar   -   Rabu, 26 Juni 2013, 15:28 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Jakarta Monorail segera memulai kembali pembangunan fisik proyek monorel di DKI Jakarta pada Oktober, setelah merampungkan peninjauan ulang kondisi tiang-tiang monorel yang sudah dibangun.

“Dalam 3 bulan mulai sekarang akan di-review dulu tiang-tiangnya, diperkirakan  September mulai proyek,” kata Direktur Utama Jakarta Monorail  Sukmawati, Rabu (26/6/2013).

Adapun review yang dilakukan terkait dengan kekuatan tiang, beauty contest kontraktor penggarap, konsultan, dan penyelesaian dokumen perizinan. “Kalau review sudah selesai, dilanjutkan pengecoran,” imbuhnya.

Proyek monorel ini terdiri dari jalur hijau (green line) dan jalur biru (blue line). Sesuai dengan rencana awal, jalur hijau dengan 16 stasiun melewati Komdak-Kusuma Candar-BEI-Stadion GBK-Plaza Senayan-TVRI-Taman Ria Senayan-Gedung MPR/DPR-Pejompongan-Karet-Sudirman-Setiabudi Utara-Kuningan Sentral-Taman Rasuna-Casablanca-Grand Melia-Satria Mandala.

Jalur biru terdiri dari 11 stasiun yakni mulai dari Kampung Melayu-Tebet-Dr Sahardjo-Menteng Dalam-Casablanca-Ambassador-Dharmala Sakti-Menara Batavia-Karet-Kebon Kacang-Tanah Abang-Cideng-Roxy.

Sementara itu, Gubernur DKI Joko Widodo juga menargetkan pembangunan fisik mass rapid transit (MRT) dimulai paling lambat Oktober 2013. MRT membutuhkan waktu cukup lama karena harus mendatangkan alat berat dari Jerman dan Jepang.


Editor : Hery Lazuardi

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.