Sabtu, 02 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Layanan Tukar Uang, Gasibu Bandung Diserbu

Linda Teti Silitonga   -   Jum'at, 19 Juli 2013, 10:15 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, JAKARTA—  Pelayanan penukaran uang pecahan kecil yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Lapangan Gasibu Kota Bandung minggu kedua mencapai Rp4,5 miliar.

"Sejak minggu kemarin sudah tiga kali diadakan penukaran di Gasibu ini, tiap penukaran disediakan Rp1,5 miliar. Jadi sekarang sudah habis sekitar Rp4,5 miliar," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah VI, Nita Yosita, seperti dikutip dari Antara, Jumat (19/7/2013).

Nita mengatakan diadakannya penukaran uang pecahan kecil di lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat,  tersebut terinspirasi dari penukaran uang di Jakarta.

"Kami memilih di Gasibu karena di Jakarta juga melakukan hal yang sama, yaitu di Taman Monas. Supaya tempatnya terbuka luas," katanya.

Untuk memudahkan masyarakat yang hendak melakukan penukaran uang, Nita mengatakan bahwa BI juga bekerjasama dengan 10 bank.

"Kami juga bekerjasama dengan 10 bank dengan cabang-cabangnya untuk melakukan penukaran yang sama, untuk memudahkan masyarakat," katanya.

Bank-bank tersebut yaitu BRI, BJB, BCA, Mandiri, BNI, Danamon, Bank BTN, CIMB Niaga, OCBC NISP, Bank BNP. Setiap penukaran tidak dikenakan biaya apapun.

Nita berharap dengan bekerjasama 10 bank tersebut masyarakat tidak perlu mendatangi calo untuk penukaran uang. Dengan kerjasama ini diharapkan masyarakat mendapat kemudahan dan bisa mendatangi bank terdekat.  (ltc)

 


Source : Antara

Editor : Linda Teti Silitonga

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.