Rabu, 03 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

2 Terduga Teroris Tertembak di Tulungagung

Editor   -   Senin, 22 Juli 2013, 12:48 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, KEDIRI - Dua orang yang diduga teroris tertembak di sebuah warung kopi di Tulungagung, dan jenazahnya sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, Jawa Timur.

Kepala Polres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro mengatakan kedua korban yang meninggal dunia memang sengaja dievakuasi ke Kediri. Petugas melakukan langkah pengamanan di rumah sakit.

"Mereka ditangkap di Tulungagung, dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Namun, untuk penjelasan detail, oleh Mabes Polri. Kami hanya lakukan pengamanan maksimal," katanya.

Informasi yang dihimpun, dua orang yang diduga teroris itu tertembak saat sedang berada di warung kopi di Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Terdapat empat orang yang dicurigai teroris.

Mereka disergap Tim Densus 88. Dua di antara empat orang tersebut tewas tertembak oleh petugas, sementara dua lainnya ditangkap hidup-hidup.

Jenazah dua orang yang tewas itu dibawa ke RS Bhayangkara Kediri, sementara lainnya dibawa ke Polda Jatim.

Keterangan dari sejumlah petugas, satu orang tertembak di bagian kepala, sementara satunya lagi tertembak di bagian perut. Polisi menjaga ketat dua jenazah yang dirawat di ruang jenazah itu dan memasang garis polisi.

Jenazah hanya sempat dirawat sebentar di RS Bhayangkara Kediri, lalu diangkut dan dibawa ke Surabaya. Untuk pengamanan, dua jenazah itu dikawal sekitar 10 anggota Sat Brimob Polda Jatim bersenjata lengkap.

Kapolres enggan menceritakan lebih detail tentang kasus yang melibatkan dua terduga teroris tersebut. Ia hanya menegaskan, masalah itu sudah ditangani oleh Mabes Polri. (antara/yus)


Source : Newswire

Editor : Yusran Yunus

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.