Kamis, 24 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

Dukung Mesir, Gubernur Sumut Pakai Kaos Berlogo 4 Jari

Sukirno   -   Jum'at, 30 Agustus 2013, 23:32 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho mempunyai cara tersendiri untuk menunjukkan aksi solidaritasnya terhadap nasib warga Mesir yang mengalami kekerasan. Gatot mengenakan kaos berlogo empat jari yang menunjukkan dukungan dan solidaritas bagi Mesir.

Saat tiba di Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA), hari ini, Jumat (30/8/2013), Gubernur Sumut itu tampil mengenakan t-shirt bergambar empat jari yang menjadi simbol mengenang kematian ribuan demonstran yang melakukan aksai damai di Ramses Square.

Kehadiran Gatot yang tiba sepulang kunjungan kerja dari Jakarta menarik perhatian pengunjung Bandara Kuala Namu. Tidak sedikit yang memperhatikan busana yang dikenakan orang nomor satu di Sumut itu berupa t-shirt putih yang bergambar logo empat jari dengan latar warna kuning.

Beberapa rombongan masyarakat yang menyapa gubernur juga menanyakan arti logo pada pakaian yang dikenakan Gatot. Tidak sedikit juga yang mengajak Gatot berfoto bersama sambil mengacungkan empat jari sebagai wujud solidaritas bagi Mesir. Begitu pula kepada awak media yang menyongsong Gatot di bandara.

"Ini adalah simbol keteguhan, kekuatan, perlawanan, dan persatuan. Sebaga wujud solidaritas warga dunia atas pelaggaran Hak Azasi Manusia dan penistaan demokrasi yang terjadi di mesir," ujarnya, Jumat (30/8/2013).

Dia mengatakan sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang sedang menuju demokrasi yang baik, merasa tidak ridho atas kekerasan yang terjadi di Mesir. Gatot menilai masyarakat Mesir yang mengalami musibah perlu terus didukung demi penegakan demokrasi dan Hak Azasi Manusia.

"Apa yang terjadi di Mesir dan masih berlanjut hingga kini, adalah tragedi yang memprihatinkan Sumatra Utara, Indonesia dan dunia,” ungkapnya.

Pada Minggu (18/8/2013), Gatot juga menunjukkan sikap dan empatinya untuk Mesir dengan bergabung bersama ribuan pengunjukrasa dalam aksi solidaritas untuk Mesir di bundaran Jalan Gatot Subroto Medan. Gatot yang berorasi di hadapan ribuan pengunjukrasa dengan tegas mengutuk pembantaian warga Mesir oleh junta militer.

Dalam aksi tersebut, warga Medan juga menggalang pengumpulan dana yang akan dikirimkan ke Mesir untuk membantu pendanaan logistik para pengunjukrasa. Pada kesempatan itu, Gatot membeli peci khas Mesir seharga Rp50 juta yang sengaja dilelang untuk dana amal bagi warga Mesir.

Simbol empat jari ini mulai dikenal luas setelah Perdana Menteri Turki, Recep Tayip Erdogan (17/8/2013) menunjukkannya sebagai bentuk mengecam keras pembantaian yang dilakukan tentera juta Mesir di Ramses Square dan Masjid Fatih yang dikepung tentara rezim.

Menggantikan salam dua jari untuk perdamaian, salam empat jari atau 'Rabaa Hand' menjadi simbol untuk mengenang korban kekerasan dari kamp Rabaa al-Adawiya di Mesir awal bulan ini. Salam yang kemudian dipublikasikan dengan warna kuning cerah Dalam bahasa Arab, Rabaa berarti keempat.

Simbol empat jari kemudian digunakan untuk menunjukkan solidaritas kepada demonstran yang menjadi korban kekerasan militer Mesir.


Editor : Sepudin Zuhri

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.