Jum'at, 24 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

KTT APEC: SBY Memaklumi Keputusan Obama Batal ke Bali

Anggi Oktarinda   -   Jum'at, 04 Oktober 2013, 10:15 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono memaklumi keputusan Presiden AS Barrack Obama membatalkan kehadirannya di Bali untuk mengikuti KTT APEC lantaran kondisi internal negara Paman Sam itu.

Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan alasan Obama membatalkan kehadirannya dalam KTT APEC 2013 di Bali karena AS masih harus melangsungkan pembahasan anggaran nasional.

Sebagaimana diberitakan, AS sedang mengalami shutdown atau penghentian kegiatan pemerintah federal karena ketidaksepahaman antara DPR yang dikuasai kubu Partai Republik dan senat yang dikuasai kubu Partai Demokrat soal anggaran nasional.

"Presiden Susilo menyampaikan bahwa dirinya dapat memaklumi pertimbangan terkait ketidakhadiran Presiden Obama di KTT APEC," ujar Faizasyah, Jumat (4/10/2013).

Faizasyah menambahkan bahwa Kepala Negara juga terus mengikuti perkembangan situasi di dalam negeri AS.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengatakan pemerintah berharap dapat meminimalkan dampak isu shutdown di Amerika Serikat.

Dia menyebutkan Presiden mencermati perkembangan isu soal shutdown di AS karena hal itu akan berdampak pada belanja pemerintah AS dan ketidakpastian di mata investor.

Namun demikian, Firmanzah menilai isu shutdown di AS tidak akan berdampak langsung terhadap Indonesia. Dampaknya, ujarnya, akan lebih terlihat kepada sikap investor yang mengambil posisi wait and see.

"Berbeda dengan rencana The Fed untuk mengurangi stimulus moneter karena berdampak pada likuiditas dollar, tidak hanya di AS tetapi juga di dunia langsung terasa."


Editor : Hery Lazuardi

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.