Kamis, 23 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Telkom Target 25.000 Sekolah Pakai Internet IndiSchool

Steffi Novita Purba   -   Jum'at, 04 Oktober 2013, 14:07 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, KUTA - PT Telekomunikasi Indonesia menargetkan 25.000 sekolah di Indonesia menggunakan jaringan IndiSchool untuk mengakses konten edukasi bagi komunitas pendidikan hingga akhir 2013 ini.

Muhammad Awaluddin, Direktur Enterprise Business Service Telkom, mengatakan saat ini sedikitnya sudah ada 20.000 sekolah yang menggunakan Indischool.

“Kurang lebih sudah ada 40.000 akses point wifi Indischool yang tersebar di seluruh Indonesia. Setidaknya, satu sekolah mempunyai dua akses point,” ujarnya, Jumat (4/10/2013).

Menurut Awaluddin, investasi untuk akses wifi Rp5 juta tergantung dari kebutuhan setiap sekolah. Selain itu, lanjutnya, adanya Spin-Card yang dipasarkan di sekolah-sekolah dengan harga Rp1.000 bisa digunakan seluruh komunitas pendidikan untuk mengakses konten edukasi selama 24 jam.

“Kami menargetkan hingga 2015, IndiSchool bisa dipasang dan diakses di 300.000 sekolah di seluruh Indonesia,” paparnya.

Dia menjelaskan untuk di Bali sendiri, baru ada 400 sekolah yang sudah terpasang IndiSchool khususnya di wilayah Bali Selatan, Denpasar dan Singaraja. Untuk kabupaten lain, lanjutnya, masih dalam tahap sosialiasi karena jaringan listrik yang diutamakan.

Adanya Spin-Card di sekolah-sekolah, lanjutnya, Telkom menargetkan pendapatan Rp5 miliar per bulan dari sistem penjualan kartu atau melalui sms guna mengakses IndiSchool dengan proyeksi revenue hingga Desember 2013 mencapai Rp20 miliar.


Editor : Sepudin Zuhri

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.