Jum'at, 31 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Piala Asia AFC 2015: Indonesia vs China, Butuh Kerja Keras

Martin Sihombing   -   Selasa, 15 Oktober 2013, 12:25 WIB

BERITA TERKAIT

Grup C Piala Asia AFC 2013
rup C Piala Asia AFC 2013

Bisnis.com, JAKARTA – Hari ini, Selasa (15/10/2013), bangsa Indonesia kembali akan menyaksikan pasukan ‘Merah Putih’ asuhan pelatih asal Brasil Jackson F. Tiago ‘perang’ melawan peringkat kedua Grup C kualifikasi Piala Asia 2015 di Gelora Bung Karno, Jakarta pukul 19.00 WIB. Mampukah Indonesia mengamankan poin 3 dengan menjinakkan China?

Jadwal Siaran Langsung: SCTV Indonesia versus China, babak kualifikasi Piala Asia AFC 2015,  Selasa, 15 Oktober 2013, pukul 19.00 WIB, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pada 1958, Indonesia merasakan hasil terbaik pada kualifikasi Piala Dunia 1958  dimana Indonesia  mengalahkan China pada ronde pertama 2-0. Namun, Indonesia  yang pada di era 1960-an berhasil menjuarai berbagai turnamen yaitu Merdeka Games 1961, 1962, 1969. Juara Piala Emas Agha Khan 1966, dan Piala Raja 1968 serta  berhasil meraih medali perak dalam Asian Games 1966, sejak saat itu seperti menemui jalan buntu. Selalu gagal mengatasi perlawanan China.

China adalah runner up Piala Asia 2004. Bagi bangsa itu, sepakbola adalah olahraga yang sangat populer di China, segala keberhasilan timnas dianggap sebagai kebanggaan nasional. Bahkan, dalam pertandingan di turnamen Kings Cup 1990 di Bangkok, Thailand pada 1990, Indonesia menelan pil pahit setelah kalah dengan skor telak, 0-8 dari China.

Namun, itu masa lalu. Kita bisa melupakan hal itu dan tidak perlu memikirkan hasil buruk itu. Kendati kita sulit melupakan bahwa Indonesia sudah menelan 14 kali kekalahan dari China, sekali menang dan tiga kali seri dalam periode 1957-2004.  “Kita tidak usah melihat rekor masa lalu,” kata Jackson F.Tiago.

Apalagi, China kini,  masih banyak memiliki kelemahan. Mereka bukan tim pekerja keras yang memiliki tekad besar seperti tim dari Korea dan Jepang. Saat masih dipegang Antonio Camacho, pelatih asal Spanyol itu kerap dipusingkan dengan pemainnya terkait tidak adanya kerja keras dan tekad baja. Pasalnya,  China hanya  memenangkan permainan dengan  memiliki  banyak peluang mencetak gol.  “Saya berharap di pertandingan besar seperti ini kita  mengamankan kemenangan. Untuk melakukan itu kita perlu menjalankan lebih dan berjuang lebih keras. Ini adalah satu-satunya cara untuk mengubah keberuntungan."

Saat  China menang 1-0 dari Irak mereka  memiliki strategi dan arah yang jelas. "Irak tidak bisa menciptakan banyak peluang. Namun,  mereka harus bisa menunjukkan tekad untuk menang dan menciptakan banyak peluang sebanyak mungkin.”

Namun bagi Indonesia, tidak ringan, memang. Apalagi, Indonesia dipastikan kehilangan Sergio van Dijk, yang dililit cedera. Kemudian, pertandingan tidak boleh ada penonton di stadion. Indonesia mendapat sanksi dua kali menggelar pertandingan tanpa penonton. Kondisi ini menjadi kerugian bagi kita sebagai tuan rumah. Namun, jika para Garuda Muda mampu menaklukan juara bertahan Piala AFC U-19  Korea Selatan,  tim senior ini, harus juga mampu dan  yakin:  ‘Tembok China’ bukan sesuatu yang tidak bisa dirobohkan.

Pelatih Jacksen F Tiago   sudah menetapkan pemain terbaik versinya.  I Made Wirawan di posisi penjaga gawang,  Hasim Kipuw, Victor Igbonefo, Muhammad Roby dan Ruben Sanadi di sektor pertahanan. Ditopang Raphael Maitimo, Ahmad Bustomi dan Taufiq serta  trisula Greg Nwokolo, Boaz Solossa dan Titus Bonai. “Saya berusaha menyiapkan tim terbaik. Kita harus mampu menjadi yang terbaik," kata pelatih timnas Jacksen F Tiago di Jakarta, Senin (14/10/2013).

Jackson  sudah memegang kekuatan dan kelemahan China dengan melihat pertandingan terdahulu China saat kalah 1-2 dari Arab Saudi dan menang 1-0 dari Irak. "Semuanya telah kita pelajari, termasuk apa yang harus diwaspadai pada pertandingan nanti," ucap pelatih yang membawa Persipura menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 seperti dikutip Antara.

Semoga, sukses Timnas U-19 menjuarai AFF U-19 dan lolos ke putaran final Piala AFC U-19 Tahun di Myanmar dengan menjinakkan juara bertahan Korea Selatan 3-2, menambah semangat juang pada pemain senior, sehingga kemenangan yang merupakan harga mati akan digapai.

Rasa optimistis juga dikatakan beberapa pemain timnas seperti Vendry Mofu maupun sang palang pintu Victor Igbonefo bahwa peluang untuk meraih kemenangan tetap saja terbuka asalkan semua bermain dengan kerja keras. "China jarang bermain individu. Makanya kita harus antisipasi pergerakan pemain. Memang butuh kerja keras, tapi kita harus optimistis," ujar Victor Igbonefo.

Partai ini menjadi ujian berat pertama pelatih caretaker Fu Bo, setelah Juni lalu pelatih asal Spanyol Antonio Camacho dipecat.  "China harus menang di partai dan di dua pertandingan berikutnya lagi melawan Indonesia dan Arab Saudi agar lolos ke Piala Asia," kata Fu.
 
“Ini akan menjadi pertandingan yang berat melawan China. Namun, kami sudah mencoba untuk menyiapkan taktik dan mental pemain kami untuk pertandingan ini,” kata pelatih asal Brasil yang sudah terlibat di sepakbola Indonesia selama dua dekade. “Di dua pertandingan terakhir, kami tidak  memperoleh poin. Namun, kami tetap mempunyai peluang untuk melakukan sesuatu di kualifikasi ini. “So... Akan alot untuk mendapatkan hasil melawan  China, kami dapat membuat mereka kesulitan  untuk meraih kemenangan..."

"Head to head Indonesia-China

12 Mei  1957

Indonesia

2-0

China

Jakarta

World Cup 1958 (Qual)

2 Juni  1957

China

4-3

Indonesia

Beijing

World Cup 1958 (Qual)         

23 Juni  1957

Indonesia

0-0

China

Rangoon  

World Cup 1958 (Qual)

 

Indonesia

1-2

China

Semarang

Friendly

17 Agustus 1963

China

3-0

Indonesia

China

Friendly

16 November  1963

Indonesia

1-1

China

Jakarta

GANEFO 1963

Aug 1966

China

3-0

Indonesia

Pyongyang

GANEFO (kualifikasi)

11 November  1981

Indonesia

2-4

China

Bangkok

King's Cup 1981

25 Agustus  1986

Indonesia*

0-3

China

Singapura

Merlion Cup 1986

7 Agustus1988

China B

1-1

Indonesia A

Jakarta

 

Independence Cup

China B: Yin Weiming(GK), Huang Qineng, Xu Hong, Li Hongbing, Jiao Ghunben,  Xu Hui, Wei Kexing, Hu Wei, Wang Tao, Fan Zhiyi.
Indonesia A: Eddy Harto (GK), Hamdani Lubis, Jaya Hartono, Freddy Muli, Ferrel Hattu, Anshar Ahmad, Yessy Mustanu, Azhari Rangkuty, Ricky Yacob, Mustaqim, M.Zien Alhadad.
Gol:  1-0  22’Xu Hui ; 1-1 58’pen Azhari Rangkuty

29 Januari 1990

Indonesia

0-8

China

Bangkok

Kings Cup 1990            

4 September 1991

Indonesia

1-3

China Olympic

Kuala Lumpur

Merdeka Tournament 1991        

22 April 1992

Indonesia

0-2

China

Singapura

Asian Cup 1992 (kualifikasi)

3 Juli 1992

Indonesia

0-2

China

Singapura

Asian Cup 1992 (Kualifikasi)   

8 Februari 1993

Indonesia

1-2

China

Bangkok

Kings cup  

Gol:  1-0 64’Alexander Saununu,1-1 66’ Gao Hongbo, 1-2 70’Gao Hongbo

16 Oktober 2000

China

4-0

Indonesia

Lebanon

Asian Cup 2000 

China: 22-Jiang Jin(GK); 2-Zhang Enhua (5-Fan Zhiyi 33), 4-Wu Chengying, 6-Li Ming, 8-Li Tie,

9-Ma Mingyu, 10-Su Maozhen (12-Qu Shengqing 77), 14-Li Weifeng, 15-Shen Si, 20-Yang Chen

(19-Qi Hong 81), 21-Xu Yunlong

Indonesia: 1-Hendro Kartiko(GK); 3-Aji Santosa (17-I Putu Gede 46), 4-Ismed Sofyan, 6-Eko Purdjianto,

8- Seta Nurdiantara,  10-Kurniawan Dwi Yulianto, 11-Bima Sakti, 14-Djet Donald Laala (23-Selamet Riadi 20),

16-Imran Nahumarury, 19-Nur Alim,  21-Rocky Putiray (20-Bambang Pamungkas 69)

Pelatih: Nandar Iskandar

Gol: 1-0 1’Li Ming , 2-0 7’penShen Si, 3-0 15’Yan Chen, 4-0 89’Qi Hong

13-Mei 2001

China

5-1

Indonesia

Kunming,Tuodong

 

World Cup Korea-Japan(kualifikasi)

 China:  Jiang Jin (GK), Wu Chengying, Zhiyi Fan, Li Ming (Jihai Sun 81'),

Li Tie, Ma Mingyu (Qi Hong 46'), Xie Hui, Li Weifeng, Shen Si, Yang Chen

(Li Bing 77'), Xu Yanlong

Coach :Bora Milutinovic

Indonesia:Hendro Kartiko(GK), Agung Setyabudi, Ismed Sofian (Warsidi 83'),

Sugian toro, Eko Purjianto, Seto Nurdiantara (Elie Aiboi 75'), Kurniawan,

Bima Sakti, Aples Tecuari, Yaris Riyadi (Isnan Ali 58'), Rony Ririn.

Pelatih:Benny Dolo

Gol:  0-1 39’Kurniawan, 1-1 51’Li Weifeng, 2-1 60’Tang Chen, 3-1 70’Xie

Hui, 4-1  79’Qi Hong, 5-1  90’Xie Hui  

27 Mei 2001

Indonesia

0-2

China

Jakarta

World-Cup Korea-Jepang (kualifikasi)

Indonesia:  Hendro Kartiko(GK), Agung Setyabudi, Ismed Sofian, Sugiantoro,Eko Purjianto, Uston Nawawi (Seto Nurdiantara 69'),  Kurniawan, Bima Sakti, Aples Tecuari, Gendut Christiawan (Bambang Pamungkas 46'), Ronny Ririn (Yaris Riyadi 75')
Coach :Benny Dolo

China:  Jiang Jin (GK)(Fu Bing 81'(GK)), Wu Chengying, Zhiyi Fan (Shao Jo 71'), Li Tie, Ma  Mingyu, Xie Hui, Le Weifeng, Shen Si (Li Y  68'), Li Xiaopeng, Yang Chen, Xu Yanlong Coach :Bora Milutinovic Scorers: 0-1 44’Xie Hui, 0-2  70’Wu Chengying

21 Juli 2004

Indonesia

0-5

China

Beijing

Asian Cup 2004

Indonesia :1-Hendro Kartiko(GK), 6-Warsidi (23-Hamka Hamzah 6’), 17-Harri Syahputra, 18-Firmansyah, 2-Agung Setyabudi (C), 3-Alexander Pulalo, 11-Ponaryo Astaman, 14-Syamsul Bachri Chaeruddin, 8-Ellie Aiboy (14-Ismed Sofyan 30’), 13-Budi Sudarsono (22-Agus Indra Kurniawan 80’), 21-Rocky Puttiray Pelatih:Ivan Kolev

China: Li Ming, Li Weifeng, Zhao Zhunhe, Zheng Zhi, Yang Son, Shao Jiayi, Li Yi, Li Jinyu, Hao Haidong Pelatih:Arie Haan (Netherland)

Gol: 0-1 25’Shao Jiayi, 0-2  40’ Hao Haidong, 0-3 51’ Li Ming, 0-4 66’ Shao Jiayi, 0-5 80’ Li Yi

                            
 

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia :
14 Agu 2013 Indonesia 2 – 0 Filipina
25 Jul 2013 Indonesia 1 – 8 Chelsea
20 Jul 2013 Indonesia 0 – 2 Liverpool
14 Jul 2013 Indonesia 0 – 7 Arsenal
07 Jun 2013 Indonesia 0 – 3 Belanda

Lima Pertandingan Terakhir China :
28 Jul 2013 Australia 3 – 4 China
24 Jul 2013 Korea Selatan 0 – 0 China
21 Jul 2013 Jepang 3 – 3 China
15 Jun 2013 China 1 – 5 Thailand
11 Jun 2013 China 0 – 2 Belanda

Prediksi Pemain Indonesia vs China:

Indonesia : I Made Wirawan, Hasim Kipuw, Victor Igbonefo, Muhammad Roby,  Ruben Sanadi, Raphael Maitimo, Ahmad Bustomi, Taufiq, Greg Nwokolo, Boaz Solossa, Titus Bonai.

China : Zeng Cheng, Sun Xiang, Zhao Peng, Zhang Linpeng, Zhao Xuri, Yang Xu, Zheng Zhi (c), Sun Ke, Gao Lin, Yu Hai, Li Xuepe.

Rekor China di Piala Dunia

 

Rekor di Piala Asia

 

Rekor Indonesia di Piala Dunia FIFA

Tahun

Hasil

1930

Tidak Ikut

1934

Tidak Ikut

1938

Babak 1 (sebagai Hindia Belanda)

1950

Mengundurkan diri

1954

Tidak Ikut

1958

Mengundurkan diri selama kualifikasi

1962

Mengundurkan diri

1966

Tidak Ikut

1970

Tidak Ikut

1974

Tidak lolos kualifikasi Asia

1978

Tidak lolos kualifikasi Asia

1982

Tidak lolos kualifikasi Asia

1986

Tidak lolos kualifikasi Asia

1990

Tidak lolos kualifikasi Asia

1994

Tidak lolos kualifikasi Asia

1998

Tidak lolos kualifikasi Asia

2002

Tidak lolos kualifikasi Asia

2006

Tidak lolos kualifikasi Asia

2010

Tidak lolos kualifikasi Asia

2014

Tidak lolos kualifikasi. Asia

2018

Belum Diselenggarakan

2022

Belum Diselenggarakan

 Rekor Indonesia di Piala Asia AFC

Tahun

Hasil

1956

Tidak ikut

1960

Tidak ikut

1964

Tidak ikut

1968

Tidak lolos kualifikasi

1972

Tidak lolos kualifikasi

1976

Tidak lolos kualifikasi

1980

Tidak lolos kualifikasi

1984

Tidak lolos kualifikasi

1988

Tidak lolos kualifikasi

1992

Tidak lolos kualifikasi

1996

Babak 1

2000

Babak 1

2004

Babak 1

2007

Babak 1

2011

Tidak lolos kualifikasi

 Klasemen Sementara Group C

Teams

M

Me

S

K

Gm

Gk

SG

PTS

ARAB SAUDI  

2

2

0

0

4

2

2

6

CHINA *

2

1

0

1

2

2

0

3

IRAK *

2

1

0

1

1

1

0

3

INDONESIA

2

0

0

2

1

3

-2

0

*Klasemen didasarkan pada poin, head-to-head, selisih gol and jumlah gol.

M:Main, Me:Menang, S:Seri, K:Kalah, Gm:Gl memasukan, Gk:Gol kemasukan, SG:Selisih gol, PTS:poin

 Jadwal & Hasil 

06-02-2013 17:30

IRAK

1-0 (0-0)

  INDONESIA

   

Referee: MINORU TOJO (JAPAN) - Venue: Rashid Stadium, Dubai


06-02-2013 20:15

ARAB SAUDI

2-1 (1-1)

  CHINA

   

Referee: RAVSHAN IRMATOV (UZBEKISTAN) - Venue: Prince Mohd b Fahad Stadium, Dammam


22-03-2013 19:35

CHINA

1-0 (0-0)

   IRAK

   

Referee: BENJAMIN WILLIAMS (AUSTRALIA) - Venue: Changsha Helong Sports Center, Changsha


23-03-2013 19:00

INDONESIA

1-2 (1-1)

  SAUDI ARABIA

   

Referee: KIM JONG HYEOK (KOREA, REPUBLIC) - Venue: Gelora Bung Karno Stadium, Jakarta


15-10-2013 19:00

INDONESIA

19:00

  CHINA

   

Venue: Gelora Bung Karno Stadium, Jakarta


15-10-2013 19:30

IRAK

19:30

  ARAB SAUDI

   

Venue: Amman International Stadium, Amman

 

15-11-2013

CHINA

-

  INDONESIA

   

Venue: Shanxi Stadium, Xi'an


15-11-2013 19:30

ARAB SAUDI

19:30

IRAK

   

Venue: Prince Mohd b Fahad Stadium, Dammam


19-11-2013

CHINA

-

   ARAB SAUDI

   

Venue: Shanxi Stadium, Xi'an

 

19-11-2013
TBC

INDONESIA

-

  IRAK

   

Venue: Gelora Bung Karno Stadium, Jakarta

 

05-03-2014 19:30

IRAK

19:30

  CHINA

   

Venue: Rashid Stadium, Dubai

 

05-03-2014 20:30

ARAB SAUDI

20:30

  INDONESIA

   

Venue: Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah


Source : Afc.com

Editor : Martin Sihombing

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.