Rabu, 22 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Pesawat Malaysia Airlines Hilang: Inilah Fakta & Sejarah

Martin Sihombing   -   Sabtu, 08 Maret 2014, 13:27 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, JAKARTA - Malaysia Airline bukan perusahaan penerbangan  kacanagn. Pada 15 Maret  2013,  Malaysia Airlines yang disingkat MAS dan Airbus  menandai sebuah prestasi besar, dengan memindah-tangankan pesawat superjumbo A380 ke-100 untuk Malaysia Airlines. Pesawat A380 ke-100 buatan Airbus ini sekaligus menjadi A380 keenam yang dimiliki Malaysia Airlines.

Namun, sebuah kisah piulu terjadi. Pesawat Malaysia Airlines yang mengangkut 227 penumpang dan 12 anggota kabin kehilangan kontak dengan petugas pengawas lalu lintas udara pada Sabtu pagi (8/3/2014).

 ----------------------------------------------------------

Pesawat Malaysia Airlines Hilang, Ada Spekulasi Mendarat di Nanning-China. Namun Spekulasi itu Dibantah

- Pesawat Malaysia Airlines Hilang, Pemerintah China dan Vietnam Langsung Bertindak

- Pesawat Malaysia Airlines Hilang: Kemlu RI Telusuri Nama-nama Penumpang WNI

--------------------------------------------------------

Penerbangan MH 370 dengan menggunakan pesawat Boeing B777-200 itu meninggalkan Kuala Lumpur pada Jumat pukul 12.21 waktu setempat (Sabtu, pukul 01.21 WIB) dan dijadwalkan mendarat di Beijing pada Sabtu pukul 6.30 (5.30 WIB).

Pihak maskapai mengatakan penerbangan kehilangan kontak dengan pengawas lalu lintas udara pada pukul 2.40 waktu setempat, hanya sekira dua jam setelah mulai terbang.

Stasiun televisi China, CCTV, mengatakan sebanyak 160 warga negara China berada di pesawat tersebut, demikian menurut laman Weibo.

Berikut gambaran tentang MAS:

 Malaysia Airlines -- menurut  Malaysia Airlines Gets ATW's Phoenix Award, Bernama Malaysia. Retrieved 29-1-2008 -- pernah mengalami kerugian terburuk dalam 2005, sebanyak RM1,25 miliar. Sejak itu, rencana bisnis turnaround diperkenalkan untuk menghidupkan kembali maskapai, tepatnya pada  2006. Pada akhir program turnaround maskapai, pada tahun buku 2007, laba bersih Malaysia Airlines naik menjadi RM851 juta: ayunan dari RM987 juta dibandingkan dengan kerugian RM134 juta pada 2006, menandai keuntungan tertinggi yang pernah dicapai maskapai itu dalam sejarah 60 tahunnya.

Pencapaian tersebut diakui  sebagai turnaround terbaik dunia pada  2007, dan Malaysia Airlines  dianugerahi penghargaan oleh Phoenix Penton Media Air Transport World:. Majalah bulanan terkemuka yang mencakup industri penerbangan global.

Saham syarikat penerbangan ini dipegang:

  • Penerbangan Malaysia Berhad (PMB) (64.43%)
  • Employees Provident Fund Board (10.72%)
  • Amanah Raya Nominees (Tempatan) Sdn Bhd (5.69%)
  • State Financial Secretary Sarawak (2.71%)
  • Warisan Harta Sabah (2.4%).

 Berikut daftar kecelakaan pesawat Malaysia Airline dan  korban jiwa, dengan total 373 kematian :

  • 4 Desember 1977 - Malaysia Airlines Flight 653 , sebuah Boeing 737-200 ( 9M - MBD ) dibajak dan jatuh di Tanjung Kupang , Johor , menewaskan semua (100) orang di atas kapal . Ini tetap menjadi kecelakaan paling mematikan sepanjang masa di Malaysia hingga hari ini .
  • 18 Desember 1983 - Malaysia Airlines Flight 684 , sebuah Airbus A300 - B4 ( OY - KAA ) yang disewa dari Scandinavian Airlines jatuh 2 km pendek dari landasan pacu di Subang dalam penerbangan dari Singapura . Tidak ada korban jiwa , namun pesawat itu dihapuskan .  
  • 15 September 1995 - Malaysia Airlines Penerbangan 2133 , sebuah Fokker 50 ( 9M - MGH ) jatuh didekat   Tawau , Sabah karena kesalahan pilot . 34 orang tewas.  
  • 15 Maret 2000 - Malaysia Airlines Flight 85, sebuah Airbus A330 - 300 ( 9M - MKB ) rusak oleh bahan kimia yang disebut oksalil klorida , yang bocor dari tabung ketika bongkar, menyebabkan kerusakan pada badan pesawat ketika tiba di KLIA dari Beijing .  
  • 1 Agustus 2005 - A Boeing 777 - 200ER sebagai penerbangan Malaysia Airlines  124 berangkat dari Perth ke Kuala Lumpur. Pendakian melalui 38.000 kaki, accelerometer rusak disebabkan udara.  Inertial Reference Unit pesawat ( ADIRU ) untuk perintah perubahan ketinggian . Awak pesawat mengesampingkan ADIRU dan menggunakan manual dan kembali mendarat kan pesawat di Perth . Penyelidikan NTSB Setelah memimpin FAA AS untuk mengeluarkan darurat kelaikan udara direktif 2005-18-51 pada perangkat lunak fly - by-wire .  
  • 17 Desember 2013 - Malaysia Airlines MH 710 berangkat dari Jakarta ke Kuala Lumpur . Ketika mendarat , pesawat itu menjadi pusaran udara yang disebabkan oleh penerbangan sebelumnya dan mulai miring kiri dan kanan . Pilot mampu menstabilkan penerbangan dan mendarat dengan selamat.
  • 8 Maret 2014 - Malaysia Airlines Penerbangan 370 dengan 227 penumpang dan 12 awak di kapal kehilangan kontak dengan Air Traffic Control Subang . Pesawat Boeing 777-200 itu dalam perjalanan ke Beijing , China dari Kuala Lumpur. 239 penumpang , termasuk 2 bayi dan 12 anggota kru yang onboard penerbangan. Usia pesawat  lebih dari 11 tahun .  
  • Malaysia Airlines menabrak sebuah rumah penduduk di kawasan Kota Kudat, Sabah, Malaysia. Peristiwa terjadi saat pesawat itu terbang terlalu rendah menuju landasan pacu. "2 Orang tewas dan 4 lainnya terluka, ketika sebuah pesawat penumpang menabrak sebuah rumah di negara bagian Sabah, Malaysia Timur pada Kamis, 10 Oktober," kata pihak Malaysia Airlines sepert dilansir Straitstimes.

*Sumber:  Aviation Safety Network. Retrieved 10 March 2011 dan  14 October 2008

Ini gambaran sejarah laporan keuangan MAS

Highlights Laporan Keuangan Malaysia Airlines

Year ended/(Quarter Ended)

Revenue
(RM '000)

Expenditure
(RM '000)

Profit/(Loss)
after Tax (RM '000)

Shareholders
Fund (RM '000)

EPS after tax
(cents)

31 Desember 2002

8,864,385

8,872,391

336,531

2,562,841

38.7

31 Desember 2003

8,780,820

8,591,157

461,143

3,023,984

36.8

31 Desember 2004

11,364,309

11,046,764

326,07

3,318,732

26.0

31 Desember 2005

9,181,338

10,434,634

(1,251,603)

2,009,857

(100.20)

31 Desember 2006

13,489,549

13,841,607

(133,737)

1,873,452

(10.90)

31 Desember 2007

15,288,640

14,460,299

852,743

3,934,893

58.05

31 Desember 2008

15,503,714

15,259,027

245,697

4,186,000

14.62

31 Desember 2009

12,782,086

12,288,980

493,106

747,596

28.64

31 Desember 2010

12,978,396

13,409,127

237,346

3,395,266

7.2

31 Desember 2011

13,653,894

16,197,154

(2,521,325)

1,093,198

(75.5)

31 Desember 2012

13,286,612

14,117,447

(430,738)

2,123,144

(12.9)

 *"2012Malaysia Airlines Annual Report". Malaysia Airlines. Retrieved 2012-12-31.

 


Editor : Martin Sihombing

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.