Selasa, 21 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Malaysia Airlines MH 370 Hilang: Menurut Data Satelit Pesawat Menyimpang dari Jalurnya

Rustam Agus   -   Sabtu, 15 Maret 2014, 16:40 WIB

BERITA TERKAIT

Malaysia Airline MH370 hilang/themalayonline
themalayonline
Malaysia Airline MH370 hilang

Bisnis.com, KUALA LUMPUR---Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak mengatakan pesawat Malaysia Airlines MH 370 yang hilang kontak sejak Sabtu (8/3) telah menyimpang dari jalur penerbangannya yang seharusnya menuju Beijing.

"Hari ini, berdasar data mentah satelit, yang kami terima dari penyedia layanan data satelit, bisa kami konfirmasikan bahwa pesawat yang nampak di radar utama adalah MH 370," katanya dalam keterangan pers, Sabtu (15/3/2014).

Terkait perkembangan tersebut, Malaysia dan tim pencari internasional menyimpulkan bahwa komunikasi terakhir pesawat dengan satelit berada pada satu dari dua koridor yang mungkin.

Kedua koridor tersebut adalah koridor utara yang membentang dari perbatasan Kazakhstan dan Turkmenistan ke utara Thailand atau koridor selatan yang membentang dari Indonesia ke selatan Samudera Hindia.

"Tim investigasi tengah bekerja untuk mendapat informasi lebih jauh," kata Najib.

Mengenai kemungkinan pembajakan, Najib menekankan bahwa pihak berwenang masih menyelidiki semua kemungkinan yang menyebabkan MH370 menyimpang dari jalur penerbangannya.


Source : Newswire

Editor : Rustam Agus

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.