Sabtu, 22 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Quick Count Pemilu 2014: Sebanyak 56 Lembaga Survei Pertaruhkan Akurasi Data

Saeno   -   Minggu, 30 Maret 2014, 15:32 WIB

BERITA TERKAIT

Ilustrasi
lustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Penghitungan suara pada pemilihan legislatif atau pileg yang akan berlangsung pada 9 April 2014 sangat mungkin diwarnai ramainya penyajian dan adu akurat data hitung cepat atau quick count dari sejumlah lembaga survei.

Hal itu bisa diketahui dari jumlah lembaga hitung cepat yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum selain juga terakreditasi sejumlah lembaga pemantau pemilu.

Terkait itu, pada Sabtu (29/3/2014), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah memperkenalkan 19 Lembaga Pemantau yang Terakreditasi serta 56 Lembaga Survei dan Lembaga Hitung Cepat yang Terdaftar untuk Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014.

Ketua KPU Husni Kamil Manik didampingi Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Sigit Pamungkas menyerahkan sertifikat secara simbolis sebagai tanda di-launching-nya Lembaga Pemantau, Lembaga Survei dan Hitung Cepat Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014.

Launching tersebut, kata Husni, merupakan apresiasi KPU atas peran aktif Lembaga Pemantau, Lembaga Survei dan Hitung Cepat dalam mensukseskan seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu 2014.

Setiap hasil survei, lanjut Husni, akan dipantau dan dinilai oleh media, baik secara positif ataupun negatif, dan akan dijadikan acuan oleh masyarakat.

Ia mengharapkan setiap lembaga survei mempublikasikan hasil surveinya dengan netral dan tidak memihak salah satu partai politik peserta Pemilu 2014.

Selain tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, Husni juga mengimbau lembaga-lembaga itu untuk tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilu, tidak mengubah data lapangan maupun pemrosesan data, dan menggunakan metode penelitian ilmiah dalam proses survei yang dilakukan dengan menginformasikan metode apa yang dilakukan dalam melakukan sampling, menyebutkan sumber dana, jumlah responden, tanggal dan tempat pelaksanaan survei atau jajak pendapat dan hitung cepat secara lengkap.

Terkait rilis yang dilakukan oleh lembaga hitung cepat, terang Husni, terdapat ketentuan, yakni lembaga hitung cepat baru dapat mengumumkan hasil hitung cepatnya paling cepat dua jam setelah pemungutan suara berakhir di wilayah Indonesia bagian barat.

Nah, jadi dua jam setelah pemilihan legislatif pada 9 April 2014, publik bisa mengetahui bagaimana proses hitung cepat dari 56 lembaga akan menggambarkan perebutan suara di antara 12 parpol yang mengikuti Pemilu.


Source : Kpu

Editor : Saeno

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.